Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Kamis, 16 September 2021 | 18:05 WIB
Spanduk larangan nongkrong dengan peringatan kesurupan di balai warga RT 1 RW 10 Pamulang Barat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (16/9/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy Hikmatullah]

Tak jarang, bahkan Nanik ikut menegur para kawanan pemuda yang nongkrong tersebut. Dia juga mengingatkan, soal ancaman kesurupan.

"Kalau ada yang nongkrong, saya selalu bilang awas hati-hati kesurupan," ungkap Nanik.

Senada diungkapkan Abdulah Halim. Warga yang berdagang di area tersebut mengatakan, spanduk tersebut sudah dipasang sekira satu bulan.

Menurutnya, spanduk tersebut cukup efektif. Para pemuda yang biasa nongkrong di tempat tersebut sudah mulai jarang terlihat.

Baca Juga: Lagi Salat Zuhur, Sohati Kaget Ada Ledakan dari Dapur, Pasrah Rumah Hangus Terbakar

"Alhamdulillah sekarang-sekarang ini sudah jarang yang nongkrong. Mungkin pada takut kesurupan," katanya sambil tertawa.

Menurutnya, selain resah para warga juga khawatir akibat kerumunan pemuda yang nongkrong itu bakal menjadi tempat penularan COVID-19.

"Ya kita khawatir aja, karena saat ini kan masih pandemi COVID-19. Jangan sampai gara-gara ada anak-anak muda yang nongkrong, malah nularin virus," pungkasnya.

Kontributor : Wivy Hikmatullah

Baca Juga: 2 Rumah Ludes Terbakar di Pamulang Tangsel, Tersisa Puing-Puing

Load More