Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Senin, 27 September 2021 | 12:41 WIB
Terdakwa kasus perkara penyerobotan lahan tanpa izin Hercules Rosario Marshal mengikuti sidang putusan di Pengadilan Pengadilan Negeri Jakarta Barat, Rabu (27/3). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Hercules juga menceritakan bagaimana matanya menjadi cacat akibat terkena tembakan. Ia mengatakan mata kanannya ditembak dari jarak satu meter.

Akibatnya, mata kanannya menjadi terluka dan agak masuk ke dalam. Tak hanya itu, ia juga mengisahkan tentang pembacokan yang dialaminya.

Hercules ternyata pernah dikeroyok oleh ratusan orang. Saat pengeroyokan itu, mereka semua membawa celurit dan samurai yang mengenai tubuhnya.

Dalam kesempatan ini, Hercules juga menjelaskan kedekatannya dengan Gus Miftah. Ia belajar agama kepada tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) tersebut.

Baca Juga: Akui Sulit Belajar Al Quran, Deddy Corbuzier Ternyata Idap Gangguan Disleksia

Saking dekatnya, Hercules sampai memanggil Gus Miftah dengan sebutan "Abah".

Ia juga baru saja mengunjungi rumah Sekretaris Jenderal PBNU Ahmad Helmy Faisal Zaini dengan didampingi Gus Miftah, Gus Ipang (cicit KH M Hasyim Asy'ari) dan Ustadz Yusuf Mansyur.

"Tadi Abah (Gus Miftah) telepon kalau mau ke rumah Pak Sekjen. Saya tanya boleh ikut apa tidak. Dibilang boleh akhirnya saya ke sini," jelas Hercules.

Sejak taubat, Hercules mengakui memiliki kebiasaan yang berbeda. Ia selalu memberikan makan ratusan anak yatim dan sering puasa.

Setiap hari Senin sampai Kamis, Hercules akan menjalani puasa. Kemudian pada hari Jumat, ia akan mengundang 250 hingga 300 anak yatim ke rumahnya.

Baca Juga: Gara-gara Ini, Gus Miftah Ngaku Gagal Jadi Guru Agama Deddy Corbuzier

"Kita hidup sementara. Jika ibarat tangan kotor, tangan saya ini sudah sangat kotor sekali. Umur kita tidak lama. Mau apa lagi," ucap Hercules bijak.

Load More