SuaraJakarta.id - Wali Kota Jakarta Timur Muhammad Anwar menyebut status Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jaktim saat ini sudah menjadi level 1.
“Kita sangat bersyukur, Kota Jakarta Timur telah memasuki PPKM Level 1," ujar Anwar dalam keterangan tertulis, Rabu (29/9/2021).
Meski Jakarta Timur PPKM Level 1, Anwar tetap meminta seluruh warganya tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Jika tidak, lanjut Anwar, maka dikhawatirkan kasus COVID-19 di Jakarta Timur bisa kembali meroket.
Anwar menjelaskan, penetapan PPKM Level 1 di Jakarta Timur berdasarkan hasil riset dari Pemerintah Pusat.
"Itu berdasarkan dari riset Pemerintah Pusat sebagai salah satu Kota yang berhasil menekan angka penularan Covid-19,” jelasnya.
Menurut Anwar, penurunan level itu terjadi karena pihaknya sudah rutin melakukan berbagai penindakan kedisiplinan aturan PPKM.
Lalu, kegiatan vaksinasi juga digencarkan pada berbagai layanan vaksinasi di seluruh sentra vaksin di Jakarta Timur.
Selain itu, pihaknya juga rutin melakukan, testing (pengetesan), tracing (pelacakan), dan treatment (penanganan) demi mencegah penyebaran virus.
Baca Juga: Firdaus Targetkan Pekanbaru Berstatus PPKM Level 1 dalam Dua Minggu
“Meskipun kita memasuki level 1 kedisiplinan protokol kesehatan harus terus dipertahankan. Jangan terlena euforia,” tandasnya.
Meski Anwar menyatakan PPKM Jakarta Timur sudah level 1, belum ada pengumuman resmi dari Pemerintah Pusat. Penerapan PPKM Level 3 di Jakarta juga masih berlangsung hingga pekan depan.
Berita Terkait
-
Modal Rp108 Juta Bikin Untung Pedagang Bawang di Kramat Jati Naik 4 Kali Lipat
-
457 Kebakaran di Jakarta, Kasus Terbanyak di Jakbar dan Jaktim
-
Kramat Jati Bersolek, Pramono Anung: Pedagang Kaki Lima Resmi Direlokasi ke Dalam Pasar
-
Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?
-
Mulai 31 Agustus! PKL Dilarang Berjualan di Bahu Jalan dan Trotoar Kramat Jati
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan
-
Yohanis Agabi Mahuze: Jangan Biarkan Adat Malind Maklew Terputus di Tengah Zaman
-
746 Siswa Jakarta Putus Sekolah pada 2025, Politisi PSI Salurkan Beasiswa