SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan pihaknya tengah bersiap menghadapi musim hujan. Sejumlah peralatan untuk mencegah banjir juga sudah dipersiapkan.
Salah satu perangkat paling penting dipakai ketika banjir datang adalah pompa penyedot air. Anies menyebut berbagai pompa itu sudah siap untuk beroperasi karena sudah dirawat.
"Semua akan melewati perawatan, sama seperti motor," kata Anies di kawasan Kali Krukut, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (30/9/2021).
Anies mengatakan perawatan pompa sudah rutin dilakukan setiap tahunnya. Ia mengibaratkan dengan sepeda motor yang harus rutin diservis agar bisa beroperasi dengan lancar.
"Anda kalau punya motor ada massanya busi di ganti, massa di servis. Itu hal rutin yang dikerjakan," ujarnya.
Pemprov DKI melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) memiliki 480 pompa permanen dan 327 pompa portabel atau mobile. Mantan Mendikbud itu menyatakan semuanya sudah selesai dirawat.
"Yang penting pada saat memasuki musim penghujan semuanya berfungsi aman," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
-
Bupati Muara Enim Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Luhut Bawa Chatib Basri ke Istana, Ini Tujuannya
-
Di Mana Menkeu Purbaya saat Chatib Basri Dipanggil Prabowo ke Istana
Terkini
-
5 Fakta Mengapa Persija Memilih Shin Tae yong, Nomor 3 Paling Ditunggu Jakmania
-
Apa Itu Jakarta Urban Knowledge Hub? Inisiatif yang Disiapkan untuk Masa Depan Jakarta
-
Ke Mana Uang Jamaah Hanania Group Mengalir? Polisi Telusuri Jejak Aset dan Rekening
-
Perubahan Nasib Dadan Hindayana dalam 48 Jam: Dari Pimpinan BGN hingga Berompi Tahanan
-
Mengapa Jakarta Masih Berpotensi Hujan Saat Musim Kemarau? BMKG Jelaskan Penyebabnya