SuaraJakarta.id - Seorang pria ngamuk hingga membanting kucing ke arah seorang perempuan karena tak terima anaknya diminta cuci kaki sebelum masuk rumah korban di Kalideres, viral di media sosial. Peristiwa itu diunggah oleh akun Instagram @riafauziah03.
Seorang saksi bernama Jannah (25) menjelaskan, kejadian bermula saat anak pelaku sedang bermain dengan anak korban pada Rabu (13/10/2021) sekitar pukul 20.30 WIB. Adapun pelaku berinsial E dan korban bernama RF.
Jannah menyampaikan, saat kejadian dirinya juga berada di lokasi. Bahkan anaknya juga ikut bermain di rumah korban.
Hanya saja korban tidak mengizinkan anak pelaku masuk ke rumahnya lantaran tak memakai sandal.
Akhirnya, korban meminta anak pelaku untuk pulang dan kemudian mencuci kaki. Mendapat perlakuan itu, anak pelaku akhirnya menangis.
"Katanya suruh cuci kaki karena tidak pakai sendal. Tapi cuci kakinya bukan di rumah dia, tapi dia minta suruh pulang. Nah anak kecil digituin nangis kan," kata Jannah di Kampung Gagah, Semanan, Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (15/10/2021).
"Nah saya lagi duduk sendiri, ngeliat dia nangis. Pikir saya anaknya itu berantem sama anak saya,” sambungnya.
Singkat kata, pelaku yang mendapati anaknya menangis ketika sampai rumah menjadi emosi. Merasa tidak terima E lantas mendatangi rumah korban.
"Bapaknya maranin ke sini nanya, 'kenapa anak gue doang yang gak boleh masuk?' gitu. Dia reflek kali ada kucing di atasnya dia lempar. Ya namanya orang emosi apa aja di lempar kan!" papar Jannah.
Baca Juga: Viral Pria Kalideres Ngamuk Cekik Tetangga Gegara Anak Disuruh Cuci Kaki, Ini Kata Polisi
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta, Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan, korban telah berkomunikasi dengan Polsek setempat terkait kejadian ini. Dia mengklaim akan menindaklanjuti laporan tersebut.
"Korban sudah berkomunikasi dengan pihak polsek untuk melaporkan peristiwa tersebut, akan ditindaklanjuti," kata Joko, Jumat (15/10/2021).
Sebelumnya, sebuah video aksi pria marah-marah hingga membanting kucing ke arah seorang perempuan viral di media sosial. Kejadian tersebut diduga karena pelaku tak terima anaknya dimintai cuci kaki saat hendak bermain ke rumah korban.
Video terkait peristiwa ini salah satunya diunggah oleh akun Instagram @riafauziah03.
Terlihat dari rekaman video peristiwa ini terjadi di Kalideres, Jakarta Barat pada Rabu (13/10) malam.
Dalam keterangannya, korban menceritakan awalnya anak pelaku hendak bermain ke rumahnya. Kemudian korban mempersilakan anak tersebut untuk masuk.
Berita Terkait
-
Tak Berkutik! 2 Pelaku Teror Air Keras di Cengkareng Diringkus Usai Aksinya Viral
-
Dapat Uang Rp25 Juta dari Dedi Mulyadi Usai Dibully, Guru Atun Malah Sumbangkan ke Anak Yatim
-
Viral Anak Angkat Dituding Tak Tahu Balas Budi Usai Jadi Sarjana, Fakta Ibu Kandung Bikin Geger
-
Viral Kisah Haru Pemilik Bengkel Bantu Pejuang Kerja, Ujungnya Sama-Sama Nangis
-
Berani Kritik Pedas Sherly Tjoanda, Siapa Nazlatan Ukhra?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
Saat Dompet Menipis, 7 Warteg di Jakarta Pusat Ini Jadi Tempat Pulang Banyak Orang
-
Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Dhito Tegaskan Larangan Penyalahgunaan Wewenang
-
Rahasia Pendidikan Kelas Dunia di BSD City, Siap Hadapi Indonesia Emas 2045?