SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut serapan anggaran untuk program uang muka (down payment) DP nol rupiah mencapai Rp 219 miliar hingga Oktober 2021 atau 88,8 persen dari anggaran sebesar Rp 350 miliar yang bersumber dari APBD 2019.
"Perkiraan sampai dengan Desember 2021 sebesar Rp 350 miliar sudah 100 persen," kata Anies dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta, Selasa (19/10/2021).
Menurut dia, anggaran tersebut merupakan bagian dari skema fasilitas pembiayaan penyediaan rumah.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu menjelaskan skema tersebut memerlukan anggaran dan pelibatan banyak pihak.
Saat ini, lanjut dia, penyediaan hunian DP nol rupiah dilaksanakan BUMD yang ditunjuk Pemprov DKI Jakarta dengan Pergub Nomor 51 tahun 2019 tentang penugasan kepada BUMD terkait untuk penyediaan dan pembiayaan perolehan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Anies mengungkapkan Perumda Sarana Jaya membangun sebanyak 780 unit hunian DP nol rupiah.
Selain itu, penyediaan hunian oleh Perum Perumnas melalui perjanjian kerja sama dengan rincian di Bandar Kemayoran sebanyak 38 unit dan Sentraland Cengkareng sebanyak 124 unit.
Sebelumnya, dalam rapat paripurna DPRD DKI Jakarta Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyampaikan pandangan umumnya salah satunya soal realisasi DP nol rupiah.
Pandangan yang dibacakan Anggota DPRD DKI dari PSI William Aditya Sarana itu meminta penjelasan rendahnya serapan DP nol rupiah.
Baca Juga: Masih Bahas Skema Pendanaan, Anies Coret Anggaran Pembangunan LRT 2021
PSI menyebutkan target program itu sekitar 300 ribu unit rumah untuk MBR dengan anggaran di Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan BUMD PT Pembangunan Sarana Jaya.
"Akhir-akhir ini tampaknya program DP nol rupiah menjadi program yang dipinggirkan, realisasi hingga akhir tahun 2020 tidak sampai seribu unit atau kurang dari 0,3 persen," ucap William.
Berita Terkait
-
Bukan Joget Gemoy, Begini Strategi Alvin Tedjo Menang Pemilu di Kanada: Mirip-mirip Anies Baswedan
-
Anies Masuk 3 Besar Survei IPO Pilpres 2029, NasDem: Pemilu Masih Jauh
-
Nobar Film Bapak Paling Jujur, Anies Baswedan Bicara soal Integritas hingga Sentilan Politik
-
Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
-
Penantian Panjang Warga Jakarta Berakhir, Masjid Apung Ancol Resmi Berdiri
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Perkuat Tata Kelola, Akses Layanan UMKM di Jakarta Kian Diperluas
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD