SuaraJakarta.id - Sekitar 3.613 pengunjung menyerbu Taman Margasatwa Ragunan sejak pagi hingga Sabtu (23/10/2021) di hari pertama pembukaan kembali kebun binatang di Jakarta Selatan itu pada masa PPKM Level 2.
Wanto, salah satu pengunjung mengatakan, bersama keluarga sangat antusias mengunjungi Ragunan. Terutama karena memperbolehkan pengunjung anak-anak usia di bawah 12 tahun.
Warga asal Kemayoran, Jakarta Pusat, ini mengaku memborong 11 tiket sekaligus untuk keluarga besarnya saat hari pertama pendaftaran online untuk pengunjung Ragunan.
"Senang banget dan bergembira ya, karena hampir dua tahun di rumah terus saat pandemi. Itu kita tidak bisa ke mana-mana, tidak ada hiburan. Begitu tahu informasi dibuka, langsung daftar dan beli 11 tiket untuk anak-anak dan yang lain," katanya.
Wanto mengaku memilih Ragunan karena harga tiket Ragunan yang terjangkau dibanding tempat wisata lainnya.
Selain itu, luas wilayahnya juga menjadi alasan tersendiri memilih Ragunan. Sehingga dapat memanfaatkan sebagai tempat lesehan.
"Kebetulan yang ngotot minta ke sini anak-anak juga, makanya sampai dibela-belain sampai ke sini. Lebih efisien, tiketnya murah dan lebih senang aja anak-anak bisa lihat binatang," katanya.
Fenni Faisal (38), pengunjung lainnya juga merasakan hal yang sama. Fenni yang berasal dari Kebagusan mengaku senang karena dapat membawa anak-anaknya kembali ke tempat wisata.
Dia pun tak merasa khawatir di dalam Ragunan karena adanya pembatasan kapasitas pengunjung dan pengawasan berlapis dari pengelola.
Baca Juga: Hari Pertama Dibuka, Ragunan Diserbu Ribuan Pengunjung
"Ada banyak banget teman yang belum tahu kalau (Ragunan) ini sudah buka. Kita tidak ada kekhawatiran karena juga kan pengunjungnya dibatasi, kita juga sudah siap semua," katanya.
"Memang keadaan pandemi mau gak mau pakai kuota juga untuk menjaga pengunjung," kata Fenni yang datang sejak pagi.
Hal senada juga diungkapkan Kartika (29), pengunjung Ragunan lainnya, yang menyatakan bahwa pembatasan tersebut membuat dirinya merasa lebih nyaman dan aman.
Kartika yang datang bersama keluarganya sudah lama menantikan pembukaan Ragunan untuk wisata.
"Kita ke mana pun merasa aman, karena tidak terlalu padat," katanya.
Staf Pelayanan dan Informasi Kehumasan Taman Margasatwa Ragunan (TMR) Wahyudi Bambang mengatakan, setiap warga yang hendak berkunjung wajib mendaftar secara online satu hari sebelum berkunjung.
Berita Terkait
-
Heboh Ultah Komu! Saat 41 Ribu Orang Rela Antre Demi Lihat Gorila Pemetik Kelapa di Ragunan
-
Sapu Jalan Berujung Maut: Petugas PPSU Tewas Ditabrak Mobil Oleng di Pejaten
-
Bina Marga Jaksel Perbaiki Jalan Berlubang di Ragunan, Warga: Mudah-mudahan Bertahan Lama
-
Libur Lebaran 2026, Pengunjung Taman Margasatwa Ragunan Tembus 421 Ribu
-
Tarif Rp1 Picu Lonjakan, Penumpang Transjakarta Tembus 697 Ribu dalam Sehari saat Lebaran
Terpopuler
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
- 3 Sepatu Lari Skechers Terbaik untuk Pemula dan Pelari Harian
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
Lagi Viral di Jakarta, Workshop Keramik dan Melukis Ini Ramai Diburu Saat Long Weekend
-
Resmi Teken MoU, Sinar Mas Land Bawa Pengembangan AI dan Robotik Kelas Dunia ke BSD City