SuaraJakarta.id - Kodim 0503 Jakarta Barat menyalurkan program pemerintah pusat berupa bantuan langsung tunai/BLT kepada 7.000 pedagang kaki lima atau PKL untuk membantu perekonomian warga selama pandemi Covid-19 di wilayah Jakarta Barat.
"Di Jakarta Barat, kami mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat kepada masyarakat Jakarta barat sebanyak 7.000 orang PKL senilai Rp1,2 juta per orang," kata Komandan Kodim 0503/Jakarta Barat Kolonel Inf Dadang Ismail Marzuki saat dihubungi, di Jakarta, Selasa (26/10/2021).
Pembagian bantuan tunai itu sudah dilaksanakan sejak awal Oktober dan direncanakan akan berakhir 7 November mendatang.
Nantinya, pihak TNI akan mendata identitas 7.000 orang yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat. Setelah pendataan selesai, pihaknya akan membagikan bantuan tersebut di gedung Kodim.
"Jika punya kendaraan bisa datang ke sini tapi kalau tidak kita jemput, kita fasilitasi," ujarnya.
Sejauh ini, lanjut Dadang, bantuan sudah tersalur kepada kurang lebih 3.000 orang. Dia memastikan pembagian bantuan akan selalu tepat waktu.
Selain menyalurkan bantuan tunai dari pemerintah pusat, pihaknya juga tidak jarang membagikan bantuan berupa sembako kepada warga. Bantuan tersebut datang dari Kodam hingga pihak swasta yang berkolaborasi dengan TNI.
"Bahkan ada warga yang mau menyumbang bantuan tapi lewat kami. Kami tetap fasilitasi," jelas Dadang.
Dengan bantuan dari pemerintah pusat dan pihak swasta tersebut, Dadang berharap para pedagang kaki lima bisa menggunakan uang tersebut untuk bertahan hidup. (Antara)
Baca Juga: Capai Miliran Rupiah, Polisi Minta Korban Kasus Investasi Bodong Maybank Gift Melapor
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 7 Sepatu Nike Tanpa Tali yang Praktis dan Super Nyaman untuk Lansia
Pilihan
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
-
Hashim dan Anak Aguan Mau Caplok Saham UDNG, Bosnya Bilang Begini
-
Harga Kripto Naik Turun, COIN Pilih Parkir Dana IPO Rp220 Miliar di Deposito dan Giro
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
Terkini
-
Cek Fakta: Benarkah Menteri Bahlil Ancam Mundur Jika Menkeu Purbaya Turunkan Harga BBM?
-
Cek Fakta: Viral Demo Mahasiswa Tuntut Jokowi Tunjukkan Ijazah, Ini Faktanya
-
OTT KPK di Pati dan Madiun Terjadi Berdekatan, Pola Lama Kembali Terbuka
-
Sudewo dari Partai Apa? Ini 7 Fakta Bupati Pati yang Kena OTT KPK dan Pernah Tantang Warga
-
Dua OTT KPK dalam Sehari: 5 Fakta Penting Kasus Pati dan Madiun