Tidak sampai situ, mereka langsung mengacungkan senjata tajam ke arah tiga orang karyawan di lokasi.
Saat itu, Fauzi dan dua karyawan tempat cuci motor lainnya sedang bersantai sambil memainkan ponsel genggam.
Saat para kawanan geng motor itu mengacungkan senjata tajam, para karyawan tempat cuci motor itu kabur tunggang-langgang.
Fauzi mengatakan, dia kabur ke arah belakang dan dua rekannya kabur ke tempat lain.
"Pas kejadian itu lagi tidak ada kendaraan yang dicuci. Begitu dia keluarin senjata tajam, kami langsung kabur," ujar Fauzi.
Meski kabur, Fauzi tetap menjadi korban pembacokan. Punggungnya terkena sabetan celurit saat berusaha menahan pintu belakang.
"Teman saya yang satu lagi kena di perut. Cuma tidak parah, tidak dalam lukanya. Hanya kayak sabetan saja," pungkas dia.
Dibacok Pakai Celurit
Dalam video yang diunggah akun Instagram @merekamjakarta, peristiwa itu terjadi pada Senin (1/11/2021) dini hari.
Baca Juga: Viral Minta Sekarung Bawang, Aiptu PDH Dimutasi ke Bintara Yanma Polda Metro
Dalam keterangan akun itu, kawanan geng motor itu turut menyerang karyawan tempat cuci motor menggunakan senjata tajam.
Dalam video itu sejumlah orang tersebut datang menggunakan sepeda motor secara berboncengan.
Sontak, mereka langsung mengacungkan senjata tajam yang mengarah ke karyawan cuci steam motor.
Imbasnya, dua karyawan tersebut terkena sabetan senjata tajam jenis celurit. Keduanya mengalami luka pada bagian punggung dan perut.
Setelahnya, kawanan geng motor itu memecahkan kaca kotak amal yang berada di lokasi kejadian. Bahkan, alat penanak nasi dan termos turut digasak oleh para pelaku.
Diduga Komplotan Begal
Berita Terkait
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Kronologi Munas Jelang Muktamar NU Ricuh, Pejabat Organisasi Pecah Pendapat
-
Kronologi BEM FH UBK Diinterogasi, Diduga Terima Uang Usai Bertemu Wapres Gibran
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi