SuaraJakarta.id - Polres Metro Jakarta Timur menangkap seorang ibu rumah tangga berinisial FT di kawasan Pulogadung. FT dibekuk karena kedapatan menyimpan narkoba jenis sabu.
Penangkapan FT dilakukan di sebuah apartemen di wilayah Pulomas Pulogadung pada 16 November 2021 sekitar pukul 14.00 WIB.
FT diminta sang suami yang saat ini masih mendekam di penjara untuk mengedarkan dan meneruskan bisnis barang haram tersebut.
"Jadi suaminya sudah tertangkap di Lapas sebagai pengedar, kemudian dilanjutkan oleh istrinya untuk alasan menyambung ekonomi keluarga," kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Erwin Kurniawan, Senin (13/12/2021).
Dalam penangkapan itu polisi mengamankan barang bukti berupa dua bungkus plastik berisi sabu dengan berat total 149 gram, alat timbang digital, dan telepon genggam.
"Apartemen ini tidak ditempati tapi dimanfaatkan untuk menyimpan sabu," ujarnya.
Polres Jaktim, kata Erwin, akan terus melakukan pengembangan terkait penangkapan FT untuk mengungkap jaringan peredaran narkoba.
"Kita akan kembangkan jaringannya, yang diduga ada hubungan dengan suaminya. Kita akan cek apakah suami jadi pengendali di Lapas," tutur Erwin.
Atas perbuatannya itu tersangka FT dijerat Pasal 114 ayat 2 dan Pasal 112 ayat 2 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
Baca Juga: Bobby Joseph Tersandung Kasus Narkoba, Kenali Efek Samping Penggunaan Sabu
"Ancaman hukuman penjara minimal lima tahun penjara dan maksimal 20 tahun penjara," ujar Erwin.
Berita Terkait
-
Viral Seorang Pria Lempar Narkoba ke Sebuah Truk, Warganet Sebut Mirip di Film-film
-
Bobby Joseph Jual Narkoba di WhatsApp, Instagram, dan Facebook
-
Jadi Tersangka Narkoba, Begini Penampakan Bobby Joseph Berbaju Tahanan
-
Bobby Joseph Ditangkap Terkait Kasus Sabu, Ini Tanda-tanda Penggunanya
-
Informasi Penangkapan Bocor, Bobby Joseph Sempat Kucing-kucingan saat Transaksi Sabu
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi