SuaraJakarta.id - Pemprov DKI Jakarta meminta agar anggaran pembangunan sumur resapan dimasukan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (ABPD) tahun 2022. Sebelumnya, pendanaan untuk proyek sumur resapan sudah dicoret saat pembahasan APBD di DPRD DKI.
Permintaan anggaran sumur resapan dimasukan alam APBD 2022 disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Marullah Matali, dalam rapat Badan Anggaran yang membahas soal hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri atas Raperda APBD 2022.
Dalam rapat itu, Marullah menyebut proyek sumur resapan adalah Penjabaran Aktivitas Sub Kegiatan (PASK) yang merupakan salah satu program prioritas dalam Rancangan Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).
"Kami mohon pada kesempatan pembahasan hasil evaluasi Kemendagri hari ini dapat juga dipertimbangkan untuk masukan kembali PASK yang ada dalam RKPD, RPJMD kemudian di RKPD yang kemudian di prioritas daerah antara lain kegiatan pembangunan sumur resapan," ujar Marullah di gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (13/1/2022).
Marullah menilai penambahan PASK atau program masih dimungkinkan meski Raperda APBD 2022 sudah dievaluasi oleh Kemendagri.
Syaratnya, hal ini merupakan kesepakatan bersama Ketua DPRD DKI selaku Pimpinan Banggar dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) yang tertuang dalam berita acara.
"Karena itu apa yang dituangkan dalam berita acara ini harus merupakan program bersama baik program prioritas daerah DRPD ataupun program Gubernur yang ke semuanya menjadi satu yang merupakan program prioritas prov DKI Jakarta," jelasnya.
Sekda DKI Jakarta itu juga mengklaim selama ini saat penyusunan pengajuan APBD pihaknya selalu memasukan program prioritas.
"Pemprov DKI anggarkan secara konsisten program kegiatan sub kegiatan yang target kinerja yang jadi prioritas sebagaimana tercantum dalam RPJMD RKPD KUA-PPAS dan RAPBD 2022," pungkasnya.
Baca Juga: Tak Mau Seperti Tahun Lalu, DPRD DKI Peringati Pemprov Harus Capai Target Penerimaan 2022
Tag
Berita Terkait
-
Pasar Induk Kramat Jati Akan Direvitalisasi
-
Hari Ini, Pemprov DKI Gelar Perdana Vaksinasi Booster di Puskesmas Kramat Jati
-
Pemprov DKI Jakarta Siapkan Seluruh Puskesmas untuk Pemberian Vaksin Booster, Lansia Jadi Prioritas
-
Cari Sosok Kuat Bakal Cagub DKI 2024, Ahok Masuk Radar PDI Perjuangan
-
Kasus COVID-19 Mulai Naik Lagi, Pemprov DKI Jakarta Bakal Kembali Terapkan Sekolah Online?
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar