SuaraJakarta.id - Sebanyak 10 sekolah di Jakarta menghentikan sementara kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen. Langkah itu diambil menyusul ditemukannya kasus COVID-19 di 10 sekolah tersebut.
Terkait ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan bahwa temuan kasus COVID-19 di 10 sekolah tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Di samping itu, kata Riza, pihaknya juga tetap mendengarkan rekomendasi dari banyak pihak seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan anggota DPRD DKI Jakarta yang meminta PTM dihentikan.
Namun demikian, Riza menyatakan, pihaknya juga harus patuh dan taat pada aturan dan ketentuan yang ada. Yakni Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang mengamanatkan PTM 100 persen bisa dilaksanakan dengan status Level PPKM 2 seperti di Jakarta.
"Dan DKI memenuhi syarat untuk itu. Kalau kami tutup nanti orang protes. Masa memenuhi syarat untuk PTM 100 persen, tapi ditutup," ucapnya.
Penggunaan inisiatif untuk menghentikan PTM 100 persen di DKI Jakarta juga, kata Riza, menjadi salah satu pilihan yang dikoordinasikan.
"Tapi mohon maaf tidak bermaksud mengecilkan. Ini 10 sekolah dari 10 ribu lebih sekolah, itu berapa persen, kan hanya 0,1 persen. Sehingga sampai saat ini PTM masih 100 persen," tuturnya.
Berdasarkan data yang dimilikinya, Riza memaparkan bahwa 10 sekolah yang ditemukan kasus COVID-19, terdiri dari:
- SDN Ceger 02 Pagi (3 peserta didik)
- SDN Susukan 08 Pagi (1 peserta didik)
- SDN Jati 01 Pagi (1 peserta didik)
- SMP Islam Andalus (1 peserta didik)
- SMP Labschool Jakarta (1 pendidik)
- SMPN 252 Jakarta (1 peserta didik)
- SMAN 71 Jakarta (1 peserta didik)
- SMA Labschool Jakarta (2 peserta didik, 1 pendidik)
- SMAN 20 Jakarta (1 peserta didik)
- SMKS Malaka Jakarta (1 peserta)
PTM di 10 sekolah tersebut telah distop sementara selama lima hari karena temuan kasusnya di bawah lima persen.
Baca Juga: Kasus Omicron Capai 565 Orang, Wagub DKI Ahmad Riza Patria ke Warga: Tetap di Rumah
Berita Terkait
-
6 Sekolah di Jakarta Timur yang Hentikan Sementara PTM 100 Persen Akibat Kasus COVID-19
-
Ditemukan Kasus COVID-19, PTM di 7 Sekolah di DKI Jakarta Dihentikan Sementara
-
Tujuh Sekolah di Jakarta Ditutup saat PTM karena Siswa Terpapar Covid-19, FSGI: Ini Alarm Dini
-
Satu Siswa Positif COVID-19, PTM di SMPN 252 Pondok Kelapa Jakarta Timur Dihentikan
-
Lagi Siswa di Jakarta Terpapar Covid-19, SMPN 252 Pondok Kelapa Setop PTM Selama 5 Hari
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi