SuaraJakarta.id - Sebanyak 10 sekolah di Jakarta menghentikan sementara kegiatan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen. Langkah itu diambil menyusul ditemukannya kasus COVID-19 di 10 sekolah tersebut.
Terkait ini, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memastikan bahwa temuan kasus COVID-19 di 10 sekolah tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Di samping itu, kata Riza, pihaknya juga tetap mendengarkan rekomendasi dari banyak pihak seperti Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan anggota DPRD DKI Jakarta yang meminta PTM dihentikan.
Namun demikian, Riza menyatakan, pihaknya juga harus patuh dan taat pada aturan dan ketentuan yang ada. Yakni Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri yang mengamanatkan PTM 100 persen bisa dilaksanakan dengan status Level PPKM 2 seperti di Jakarta.
Baca Juga: Kasus Omicron Capai 565 Orang, Wagub DKI Ahmad Riza Patria ke Warga: Tetap di Rumah
"Dan DKI memenuhi syarat untuk itu. Kalau kami tutup nanti orang protes. Masa memenuhi syarat untuk PTM 100 persen, tapi ditutup," ucapnya.
Penggunaan inisiatif untuk menghentikan PTM 100 persen di DKI Jakarta juga, kata Riza, menjadi salah satu pilihan yang dikoordinasikan.
"Tapi mohon maaf tidak bermaksud mengecilkan. Ini 10 sekolah dari 10 ribu lebih sekolah, itu berapa persen, kan hanya 0,1 persen. Sehingga sampai saat ini PTM masih 100 persen," tuturnya.
Berdasarkan data yang dimilikinya, Riza memaparkan bahwa 10 sekolah yang ditemukan kasus COVID-19, terdiri dari:
- SDN Ceger 02 Pagi (3 peserta didik)
- SDN Susukan 08 Pagi (1 peserta didik)
- SDN Jati 01 Pagi (1 peserta didik)
- SMP Islam Andalus (1 peserta didik)
- SMP Labschool Jakarta (1 pendidik)
- SMPN 252 Jakarta (1 peserta didik)
- SMAN 71 Jakarta (1 peserta didik)
- SMA Labschool Jakarta (2 peserta didik, 1 pendidik)
- SMAN 20 Jakarta (1 peserta didik)
- SMKS Malaka Jakarta (1 peserta)
PTM di 10 sekolah tersebut telah distop sementara selama lima hari karena temuan kasusnya di bawah lima persen.
Baca Juga: Sempat Singgung soal Perpanjangan Masa Jabatan, Wagub DKI Ahmad Riza Patria: Saya Tak Pernah Meminta
Berita Terkait
-
Ahmad Riza Patria: Semoga Suara.com Terus Berjaya dan Mencerahkan Masyarakat
-
Dua Bulan Jalan, Wamen Desa Riza Patria Klaim MBG Berhasil: Sekarang 110 Negara Punya Program Sama
-
Sinergi KKN Unila, UPTD Puskesmas Kalianda, dan PKK Cegah Stunting dan PTM
-
Tirai Baru Demokrasi: Ambang Batas Lenyap, Mahar Politik Merajalela
-
Rano Karno Jadi Wagub, Mandra Beri Pesan Penting: Ingat Amanah!
Tag
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka
-
Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu