Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah | Yaumal Asri Adi Hutasuhut
Jum'at, 14 Januari 2022 | 17:31 WIB
Para penghuni Apartemen MT Haryono Residence, Cawang, Jakarta Timur, berhamburan keluar saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 terjadi di Barat Daya Banten, Jumat (14/1/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

SuaraJakarta.id - Gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,7 terjadi di Barat Daya Banten pada Jumat (14/1/2022) sekitar pukul 16.05 WIB. Getarannya terasa hingga ke DKI Jakarta.

Guncangan gempa turut dirasakan seluruh penghuni di Apartemen MT Haryono Residence, Cawang, Jatinegara, Jakarta Timur.

Mereka pun langsung berhamburan keluar saat gempa Banten itu terjadi.

Pantauan Suara.com di lokasi, beberapa menit seusai gempa warga satu per satu keluar dari apartemen.

Baca Juga: Dahsyat! Gempa Banten Guncang 18 Daerah, dari Jakarta Hingga Lampung, Paling Terasa di Tangerang Selatan dan Cikeusik

Ruth (30) salah satu penghuni apartemen mengatakan, saat gempa terjadi dia sedang bekerja di ruangannya di lantai 10. Dia mengaku getarannya cukup terasa.

Para penghuni Apartemen MT Haryono Residence, Cawang, Jakarta Timur, berhamburan keluar saat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 terjadi di Barat Daya Banten, Jumat (14/1/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

"Pas agak beberapa detik lumayan goyang sih, terus ya sudah langsung buru-buru ambil barang penting terus ke bawah," kata Ruth saat ditemui wartawan.

Dia mengatakan, saat turun para penghuni apartemen menggunakan tangga darurat. Pengakuannya mereka menapaki anak tangga dengan tenang.

"Saya enggak lewat lift karena apartemen saya depannya pintu darurat, kami langsung ke tangga darurat," ujarnya.

Sementara itu, Jefri penghuni apartemen lainnya juga mengungkapkan hal yang sama. Bahkan, kata dia, pajangan di dinding apartemennya bergoyang.

Baca Juga: Gempa Banten Bermagnitudo 6,6 Tergolong Dangkal, Dipicu Aktivitas Subduksi

"Keras (guncangannya), Pajangan dinding gerak," ujarnya.

Load More