SuaraJakarta.id - Nasib malang menimpa seorang bocah perempuan di Tangerang Selatan (Tangsel) berinisial AAS. Anak berusia 12 tahun itu nyaris jadi korban percobaan penculikan.
Tak hanya itu, AAS juga menjadi korban pelecehan seksual oleh pelaku berinisial DFR (22) yang diketahui merupakan seorang pria pengangguran.
Aksi percobaan penculikan itu gagal setelah korban lompat dari motor. Pelaku membawa korban hingga ke kawasan Gunung Sindur, Bogor.
Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sharly Sollu mengatakan, aksi percobaan penculikan terjadi di Kelurahan Bakti Jaya, Setu, pada Minggu (2/1/2022).
Pelaku, lanjut Sharly, melakukan percobaan penculikan karena berniat melakukan pencabulan.
Niat jahat itu muncul saat pelaku berkunjung ke rumah temanya di dekat kediaman korban. Saat itu, pelaku melihat korban dan langsung muncul niat jahat melakukan pencabulan.
Dalam menjalankan aksinya, pelaku berpura-pura menanyakan alamat dan cara menggunakan Google Maps.
"Korban sedang bermain sepeda di dekat rumah. Kemudian pelaku menanyakan alamat rumah korban dan berpura-pura tidak bisa menggunakan aplikasi Google Maps," katanya di Mapolres Tangsel, Jumat (14/1/2022).
Usai menanyakan alamat, pelaku kemudian membawa korban menaiki motornya menuju daerah Gunung Sindur, Bogor. Selama perjalanan, pelaku meraba-raba paha korban.
Baca Juga: 288 Anak Ajukan Perlindungan ke LPSK, 65,7 Persen Korban Kekerasan Seksual
Sadar dalam posisi bahaya, korban kemudian nekat kabur dengan melompat dari motor. Sedangkan pelaku langsung kabur.
"Pelaku berulang kali memegang paha korban, sehingga korban sempat melawan. Sesampainya di sebuah lapangan bola di Desa Pabuaran, Gunung Sindur, korban melarikan diri dengan cara melompat dari sepeda motor dan meminta bantuan warga setempat," paparnya.
Akibat melompat dari motor, korban mengalami sejumlah luka di tubuh sehingga harus mendapatkan perawatan di salah satu rumah sakit di Pamulang pada 4 Januari 2022.
Setelah selesai mendapat perawatan, korban diantar oleh ibunya untuk konsultasi psikologis dengan mendatangi kantor UPTD P2TP2A Kota Tangsel.
"Pelaku kemudian kita amankan di rumahnya di Lengkong Wetan Serpong pada Jumat pukul 03.00 WIB," ungkap Sharly.
Akibat perbuatannya itu, pelaku terancam dijerat pasal berlapis yakni Pasal 83 KUHP dengan ancaman pidana paling lama 15 tahun, dan atau Pasal 82 UU Nomor 17 tahun 2016 tentang PERPU Nomor 1 tahun 2016 atas perubahan kedua UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo pasal 53 KUHP ancaman pidana paling singkat 5 tahun paling lama 15 tahun. Dan atau Pasal 332 KUHP, dengan ancaman pidana paling lama tujuh tahun penjara.
Berita Terkait
-
288 Anak Ajukan Perlindungan ke LPSK, 65,7 Persen Korban Kekerasan Seksual
-
Masuk Bursa Pilkada DKI, Airin Rachmi Disebut Layak Memimpin Jakarta
-
Polda Jatim Imbau Mahasiswi UNESA yang Jadi Korban Pencabulan Dosennya Segera Lapor
-
Polisi Akhirnya Selidiki Dugaan Pelecehan Seksual di UNESA, Korban Diminta Melapor
-
Sembuh dari DBD, Warga Tangerang Selatan Positif Omicron, Total Kasus Capai 5 Orang
Terpopuler
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
- 17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
- Waduk Jatigede Surut, Warga Sumedang Manfaatkan Lahan untuk Bertani
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Tim ERT Gosowong Hadir di Tengah Duka, Bantu Warga NTT Bangkit Pascagempa
-
Terbang dari Gamalama-Gamkonora, Zita Anjani Buktikan Perempuan Punya Ruang untuk Bereksplorasi
-
BRI KPR Hadir di Danantara Housing Expo 2026, Tawarkan Tenor hingga 30 Tahun
-
NHM Optimalkan Sistem Daur Ulang Air di Tambang Gosowong untuk Perkuat Pengelolaan Air Berkelanjutan
-
BRI Dukung Pekerja Migran Indonesia di Taiwan, Dari Pertemuan Keluarga Hingga Bekal Masa Depan