SuaraJakarta.id - Polres Metro Tangerang telah meminta keterangan terhadap Sulistyawati (45), korban dugaan penyekapan dan pengancaman gegara persoalan utang di kawasan Ciledug Indah II, Karang Tengah, Kota Tangerang.
Usai memberikan keterangan, Sulistyawati mengaku tak hanya disekap. Ia juga diminta layani seks anak buah terlapor berinisial F hingga lunas. Korban juga mengaku diancam dimutilasi oleh terlapor.
"Pengancamannya itu dia bilang mau bunuh saya mau mutilasi saya, mau matiin saya lah dan ada pelecehan. Di situ saya harus melayani anak-anak steam. Kebetulan rumah si rentenir ini kan depannya steam. Jadi saya harus melayani anak-anak itu sampai hutang-hutang saya lunas (layani seks)," kata Sulistyawati kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).
Sulistyawati menceritakan awal kasus dugaan penyekapan ini. Ketika itu, ia meminjam uang Rp 1 juta kepada F. Namun ia tidak bisa membayar utang sesuai waktu yang ditentukan yakni 10 hari. Karenanya utang itu membesar menjadi Rp 1,6 juta.
Sulistyawati menambahkan, lantaran tak bisa bayar utang, ia dijemput oleh seseorang yang diduga suruhan F. Dia dibawa ke rumah F untuk memberikan penjelasan terkait utang yang tak dibayarkan tepat waktu tersebut.
Setibanya di rumah terduga pelaku penyekapan, Sulistyawati mengaku sempat dipukul kemudian ditarik dengan kasar oleh F dan S untuk masuk ke kamar.
"Jadi sebenarnya di rumah itu ada 7 orang, yang bersikap kasar itu 2 orang, F dan S. Dan pas saya mau masuk ke kamar itu saya ditarik dia, saya dimasukin dan dikunci. Pas awal datang dia sudah sempat mau pukul saya, karena saya tangkis jadi hanya kena tangan saya," ungkapnya.
Beruntung, setelah pihak kepolisian dan beberapa warga mendatangi lokasi, Sulistyawati akhirnya berhasil diselamatkan dari kasus dugaan penyekapan tersebut.
"Makanya begitu anggota datang, buru-buru keluar karena saking senangnya ada yang bela saya. Buru-buru keluar, menyelamatkan diri supaya tidak diapa-apain," terangnya.
Baca Juga: Geger, Warga Danau Bugel Indah Karawaci Tangerang Temukan Mayat Wanita Misterius, Ini Ciri-cirinya
Setelah berhasil keluar, Sulistyawati mengaku langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Metro Tangerang.
"Sudah laporan, awalnya ke Polsek tapi diarahkan ke Polres Metro Tangerang," ujarnya.
Bukan Korban Pertama
Sulistyawati mengungkapkan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bukan kali ini saja terlapor melakukan penyekapan. Aksi penyekapan itu diduga telah lebih dari dua kali dilakukan oleh F.
"Saya dengar dari orang-orang, dari teman saya juga, jadi saya ini korban yang ketiga. Dua orang (korban lainnya) ini saya enggak tahu siapa," ujarnya.
“Dia (F) itu enggak ada perikemanusiaanya, enggak ada belas kasih, gimana dia ke saya. Makanya saya bilang, ini manusia setan atau dajal. Minum pun saya enggak dikasih. Ibarat 'lu mau mati-mati dah, terserah’. Jadi benar-benar bukan manusia, enggak punya rasa iba," sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Buron 7 Tahun karena Bunuh Tetangga Sendiri di Palembang, Kocok akhirnya Ditangkap di Lampung
-
Masuk Bursa Pilkada DKI, Airin Rachmi Disebut Layak Memimpin Jakarta
-
Pilu! Gadis Jember Tewas Dicekik Pacarnya Gegara Kepergok Video Call dengan Pria Lain
-
Kasus Pembunuhan Janda Gresik, Hakim Bingung Terdakwa Tak Akui Perbuatannya
-
Dukung Sang Ketua Airin Rachmi Diany Maju Pilkada Jakarta 2024, DPD Golkar Tangsel: Layak Pimpin DKI
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Truk Molen Tabrak 12 Orang di Halte Bekasi, Enam Tewas dan Kelayakan Kendaraan Disorot
-
Sidang Febrie Adriansyah Berlanjut, Maphi Soroti Dugaan Intervensi Kasus BTS 4G
-
Dari Pilates hingga Padel Tepi Laut, Ini Cara Asyik Isi Akhir Pekan di Pesisir Jakarta
-
Ingin Perbarui Tampilan Rumah? 8 Merek Home and Living Hadir di IDD
-
Menikmati Jogja Lewat Rasa dan Sejarah: Dari Kuliner Kampung hingga Meditasi Jiwa