SuaraJakarta.id - Pedagang gorengan duel atau berkelahi dengan rentenir di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Serua, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan. Akibat peristiwa ini rentenir berinisial NS (21) tewas tertusuk di lokasi.
Kasat Reskrim Polres Tangerang AKP Aldo Primananda Putra menyebut korban awalnya hendak menagih utang kepada pelaku CS (38). Namun, mereka terlibat cekcok hingga saling tikam dengan senjata tajam.
"Jadi awalnya korban itu menagih hutang kredit kemudian cekcok, berkelahi di dalam rumah. Ya akhirnya tidak ada senjata yang dipersiapkan, namun sajam golok maupun pisau itu yang ada di rumah," kata Aldo saat dikonfirmasi, Senin (17/1/2022).
Akibat peristiwa ini, NS meninggal seketika di lokasi. Sedangkan, CS kritis akibat luka sayatan senjata tajam di lehernya.
"Jadi di dalam rumah berduel keduanya. Pelaku kena sabetan di leher bekas sajam," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
5 Wisata Museum Ikonik di Tokyo yang Wajib Dikunjungi
-
Cek Fakta: Benarkah Megawati Sebut Guru Honorer Sampah Negara? Ini Fakta Sebenarnya
-
6 Fakta Tabrakan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Gerbong Rusak Parah
-
Saat Dompet Menipis, 7 Warteg di Jakarta Pusat Ini Jadi Tempat Pulang Banyak Orang
-
Lantik PNS dan Pejabat Fungsional, Dhito Tegaskan Larangan Penyalahgunaan Wewenang