Erick Tanjung | Fakhri Fuadi Muflih
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (Suara.com/Fakhri)

SuaraJakarta.id - Anggota Fraksi Gerindra DPRD DKI Jakarta, Syarif mengatakan partainya belum tentu bakal mengusung lagi Anies Baswedan maju dalam pemilihan gubernur atau Pilgub DKI 2024 mendatang.

Hal ini dikatakan Syarif menanggapi munculnya kelompok relawan 'Teman Anies' pendukung Anies Baswedan maju kedua kali dalam Pilgub DKI.

Menurut Syarif, Gerindra sampai saat ini sudah sepakat akan mengusung Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria sebagai Cagub DKI 2024. Riza sendiri saat ini juga menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra DKI.

"Sampai saat ini Gerindra berpendapat, sekarang masih berpendapat Ariza yang harus diusung jadi DKI 1," kata Syarif kepada Suara.com, Kamis (20/1/2022).

Baca Juga: Penunjukan Ahok Jadi Kandidat Kepala Ibu Kota Negara Baru Dapat Nyinyir Sana-sini Ngabalin Pasang Badan

Anies sendiri sampai saat ini belum diketahui apakah akan maju lagi atau tidak sebagai Cagub. Apalagi mantan Mendikbud itu juga sudah menjadi salah satu unggulan untuk menjadi kandidat Calon Presiden 2024.

Namun, jika nantinya Anies memilih untuk kembali mengincar kursi DKI 1, Syarif menyebut bukan tidak mungkin pihaknya akan mengusung kembali seperti Pilkada 2017.

"Politik dinamis, cair. Sangat mungkin (mengusung Anies jadi Cagub)," jelasnya.

Ia sendiri menyebut pihaknya masih menunggu perkembangan dinamika politik dalam dua tahun ke depan. Jika memang harus memasangkan Anies dan Riza sebagai Cagub-Cawagub, maka hal itu diputuskan berdasarkan pertimbangan yang matang.

"Sangat mungkin (memasangkan Anies-Riza). Politik kan cair. Kan masih lama juga, dua tahun lebih ya," tuturnya.

Baca Juga: Target Banjir Enam Jam Surut Gagal Total, Begini Alasan Wagub DKI Ahmad Riza Patria

Sebelumnya, sekelompok relawan yang mengatasnamakan sebagai Teman Anies menyatakan dukungannya kepada Anies Baswedan agar maju lagi pada Pilkada 2024 mendatang dan kembali menjadi Gubernur DKI Jakarta. Padahal biasanya kelompok relawan menjagokan Anies untuk ikut dalam Pilpres.

Komentar