SuaraJakarta.id - Pemerintah Kota Jakarta Barat mengerahkan puluhan Satpol PP Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat, untuk mengamankan 11 vihara sejak H-1 sampai hari perayaan Imlek 2022.
Salah satu yang dijaga petugas adalah Wihara Dharma Bhakti di kawasan Glodok.
"Ada 10 wihara kecil yang kita tempatkan empat orang personel di setiap wihara. Kalau di Wihara Dharma Bhakti kita tempatkan 20 anggota," kata Kepala Satpol PP Taman Sari Edison Butarbutar saat dikonfirmasi, Senin (31/1/2022).
Puluhan petugas Satpol PP itu berjaga sejak Senin pagi hingga pukul 16.00 WIB. Selanjutnya penjagaan kembali dilakukan pada Selasa (1/2/2022) dari pukul 07.00 hingga 18.00.
Penjagaan yang dilakukan meliputi membubarkan pedagang kaki lima di lokasi hingga memantau penerapan protokol kesehatan (prokes) di setiap wihara.
Edison juga memastikan akan membubarkan para pengemis atau Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) musiman yang kerap muncul di wihara saat perayaan Imlek.
"Tentu pengemis akan kita gebah demi menghindari potensi kerumunan," kata dia.
Edison berharap kegiatan Imlek yang digelar besok berjalan dengan prokes sehingga warga bisa beribadah dengan aman dan nyaman.
Sebelumnya, pihak Wihara Dharma Bhakti memastikan jumlah warga yang ibadah pada perayaan Imlek akan dibatasi. Hal tersebut dilakukan demi menaati ketentuan prokes yang berlaku.
Baca Juga: Inspirasi Hidangan Imlek, Tips Pilih Daging dan Masak Babi Guling ala Karya Rebo Bali
"Di atas untuk tempat sembahyang cuman boleh untuk 50 sampai 60 orang. Kita juga tiadakan perayaan malam sebelum Imlek," kata Ketua Pengurus Wihara Dharma Bhakti Shirley Wijaya saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu (29/1).
Selain membatasi jumlah warga yang beribadah, pihaknya juga akan menetapkan jarak pembatasan bagi warga yang mengantre di lantai bawah wihara.
Shirley menuturkan pembatasan dan pengaturan jarak tersebut untuk menghindari kerumunan. Selain itu, pengurus juga menempatkan petugas di pintu depan untuk memeriksa suhu badan warga yang ingin masuk tempat ibadah.
Dia juga sudah berkoordinasi kepada Kecamatan Taman Sari untuk mengantisipasi lonjakan pengemis yang biasa mendatangi wihara saat Imlek.
"Iya tentu saja kita sudah koordinasi dari Kecamatan. Satpol PP yang akan menanganinya, kemarin kita sudah saling koordinasi," ungkap dia.
Melalui upaya tersebut, Shirley berharap ibadah nanti bisa berjalan dengan hikmat, lancar, serta pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga seluruh kegiatan masyarakat bisa kembali normal seperti sedia kala.
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
Terkini
-
TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan Melalui Sinergi dengan BPDP
-
BWH Hotels Satukan Portofolio Global WorldHotels, Hadirkan Pengalaman Menginap Khas di Indonesia
-
BRI Permudah Persetujuan Transaksi Bisnis Kapan Saja Lewat Qlola Mobile
-
BRI Kartu Kredit & Kartu BRI Debit Promo Spesial Sumpah Pemuda, Ada Cashback & Diskon Belanja Hemat
-
Belajar Geologi Tak Cukup dari Buku, Mahasiswa UGM Bedah Sampel Batuan Proyek Huu