Karena mendapat keuntungan bukan dari jual beli properti, maka investor-investor properti yang mengandalkan passive income dari properti, tidak khawatir dengan melemahnya bisnis properti seperti hari ini. Sebaliknya mereka melihat ini sebagai kesempatan untuk menambah koleksi properti penghasil passive incomenya.
Bagaimana bila harga properti turun? Investor properti passive income tidak khawatir, malah bisa membeli semakin banyak properti. Dan bagaimana bila tiba-tiba kondisi ekonomi membaik, sehingga bisnis properti juga ikut membaik, dan harga-harga properti meroket?
Investor properti tipe ini tidak khawatir dan bisa mendapat keuntungan sampingan, yaitu properti-properti yang telah menjadi aset tetap yang akan meningkat harganya.
Jadi ketika banyak orang mengatakan bisnis properti lesu (dan memang benar), sebenarnya kondisi bisnis properti hari ini, juga memberikan kesempatan ke investor properti, baik yang sudah berpengalaman, maupun yang ingin memulai, untuk berinvestasi properti dengan resiko yang lebih kecil, karena melemahnya pasar properti, menawarkan properti dengan harga yang lebih murah.
Berita Terkait
-
Pemberian Insentif Ampuh Dongkrak Penjualan Properti dan Mobil
-
Gila! Penjualan Properti Digital di Metaverse Tembus Rp 7,19 Triliun
-
Genjot Kinerja Di 2022, Emiten Properti Ini Tawarkan Rumah Tapak Rp 1,7 Miliar, Tertarik?
-
Konsultan Properti: Infrastruktur Jakarta Masih Berkembang Walau IKN Pindah
-
Tahun Ini Industri Properti Bakal Diselamatkan Generasi Milenial, Kok Bisa?
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?