Scroll untuk membaca artikel
Rizki Nurmansyah
Senin, 07 Februari 2022 | 16:21 WIB
Petugas kesehatan melakukan tes usap (Swab Test) PCR kepada warga di Kelurahan Krukut, Kecamatan Taman Sari, Jakarta, Senin (10/1/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta per Minggu (6/2) selama sepekan terakhir kasus positif di DKI mencapai 22 persen dengan jumlah orang dites usap berbasis PCR mencapai 331.498 orang.

Jumlah itu melampaui target WHO untuk Jakarta yang mencapai minimum 10.645 orang dalam sepekan.

Sedangkan jumlah orang yang dirawat atau diisolasi mencapai 67.219 orang dengan adanya penambahan mencapai 7.412 orang.

Sebelumnya, Pemerintah Pusat memutuskan peningkatan status PPKM di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) menjadi level 3.

Baca Juga: Buka Hingga Dini Hari, Apollo Bar Kuningan Disegel Polisi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dalam konferensi pers evaluasi PPKM yang digelar secara daring Senin (7/2) menjelaskan peningkatan status PPKM itu bukan karena jumlah kasus tinggi tapi karena kapasitas pelacakan atau tracing yang rendah.

"Bukan tinggi kasus tapi juga karena rendahnya tracing," ucap Luhut.

Load More