SuaraJakarta.id - Polisi akan memeriksa sopir TransJakarta berinisial Y usai terjadinya peristiwa pejalan kaki tewas terlindas setelah terpeleset di Halte Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (8/2/2022).
Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Arga Dija mengatakan, pemeriksaan terhadap sopir TransJakarta itu untuk menyelidiki ihwal peristiwa nahas yang menelan korban jiwa itu.
"Iya pasti (sopir Transjakarta akan diperiksa)," ujar Arga saat dikonfirmasi, Selasa (8/2).
Arga mengungkapkan, peristiwa nahas itu terjadi sekitar pukul 10.55 WIB. Korban berinisial D tewas di tempat dengan luka pada bagian punggung.
"Korban meninggal adalah pejalan kaki berinsial D, mengalami luka di bagian punggung meninggal dunia di TKP," kata Arga.
Kronologi peristiwa pejalan kaki tewas terlindas TransJakarta ini bermula saat bus yang dikemudikan Y melaju dari arah ke barat di ruas Jalan Taman Stasiun.
Setibanya di Halte Tanjung Priok, korban sempat mengetuk pintu sopir dengan maksud menanyakan tujuan ke arah Kebayoran, Jakarta Selatan.
"Dan pengemudi menjawab bukan," tutur Arga.
Kemudian, korban berjalan ke arah belakang bus TransJakarta tersebut. Lantaran jalan cukup licin, korban terpeleset dan terjatuh.
Baca Juga: Pejalan Kaki Tewas Terlindas Bus TransJakarta Usai Terpeleset di Halte Tanjung Priok
"Selanjutnya terlindas ban kanan belakang bus TransJakarta. Akibat dari kecelakaan lalu lintas tersebut pejalan kaki mengalami luka-luka dan meninggal dunia di TKP," beber Arga.
Jenazah pejalan kaki malang tersebut telah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk diperiksa lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 12 Pilihan Mesin Cuci Langsung Kering Tanpa Jemur
- Angka Hoki Shio untuk Menarik Rezeki dan Keberuntungan Finansial
- Timnas Indonesia vs Everbody: Panen Cibiran dari Negara Se-Asia Tenggara
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Jejak Aparat pada Kematian Pedagang Cermin saat Demo 27 Agustus 2026
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
Terkini
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob
-
Gus Ipul Tegaskan Fitnah Harus Diuji melalui Proses Hukum
-
Bukan Sekadar Nobar, Momen Kaesang Pangarep Berbincang dan Berfoto Bersama Anak Disabilitas