SuaraJakarta.id - Sebanyak 806 warga yang berada di tujuh kelurahan kawasan Grogol Petamburan, Jakarta Barat (Jakbar) terpapar Covid-19. Meski begitu Camat Grogol Petamburan Didit Suryamanta memastikan wilayahnya belum masuk dalam kategori zona merah.
Didit mengemukakan, 806 warga yang positif Covid-19 di Grogol Petamburan mayoritas menjalani isolasi mandiri. Selain itu, dia mengemukakan dari tujuh Kecamatan, belum ada wilayah yang berada dalam zona merah.
“Belum ada karena kita belum ada zona merah. Kita baru zona oranye dan kuning mayoritas masih zona hijau. Kita yang isoman ada 752 orang sisanya 47 dirawat, sisanya isolasi bersama 9 orang di Wisma Atlet,” ujarnya, saat ditemui di Jelambar, Jumat (11/2/2022).
Rata-rata warga yang terpapar Covid-19 di Grogol Petamburan mengajalami gejala ringan bahkan ada yang tanpa gejala.
“Ya kebanyakan gejala ringan dan sudah terpantau di gugus tugas,” ungkapnya.
Didit mengatakan, untuk menanggulangi penyebaran covid-19, pihaknya bersama gugus tugas telah melakukan Tracing, Testing, dan Treatment (3T).
“Itu 3T kita lakukan makanya memang kalau ada yang terpapar kita lakukan tracing untuk mengetahui dia kontak erat dengan siapa untuk kejar yang kontak erat. Kita kejar yang kontak erat dengan si terpapar sehingga akan ketemu,” kata Didit.
Sementara itu, Polsek Tanjung Duren bersama Kelurahan Grogol Petamburan, menggelar vaksinasi di RPTRA Satria Jelambar Terpadu. Program ini menyasar dua RT yang berstatus zona orange.
Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar mengatakan, untuk saat ini, di wilayahnya memang tidak ada zona merah, hanya ada zona orange.
Baca Juga: Pasien Isoman Wajib Tahu, Kemenkes Sediakan Kebutuhan Obat dalam 1x24 Jam
Lantaran itu, ia menggenjot vaksinasi agar kekebalan masyarakat dapat lebih ditingkatkan.
"Di mana di RW sini terdapat dua RT yang zona oranye. Sehingga kami dari tiga pilar mengambil langkah membuka gerai vaksin disini untuk warga supaya yang belum booster ataupun yang belum vaksin segera divaksin," ujarnya, dilokasi, Jelambar, Jakarta Barat, Jumat (11/2/2022).
Perempuan yang karib disapa Ocha ini, mengatakan, selain vaksinasi booster, di RPTRA Satria Kelambar juga menerima vaksin bagi anak dan lansia. Mengingat, saat ini juga banyak anak usia sekolah yang terpapar Covid-19.
Dalam setiap kegiatan vaksinasi ini, pihaknya menyiapkan vaksin sebanyak 200 dosis per hari. Rencananya, kegiatan ini akan berlangsung tiap minggu.
"Untuk disini karena kita tim nakesnya cuma satu tim jadi untuk targetnya 200 vaksin," ungkap Ocha.
Agar tidak ada lonjakan, ia mengimbau pada masyarakt agr tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Masyarakat diminta untuk tidak abai terhadap prokes, terutama masker.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Dituding Ikut Demo Bayaran dan Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Kredit Motor di Jakarta Fair 2026? Jangan Sampai Ditolak, Ini 4 Hal yang Wajib Disiapkan
-
Salah Satu Bupati di Jambi Diduga Palsukan Akta Perusahaan Saat Jadi Notaris
-
Sambut World Ocean Day, Novotel Greater Jakarta Menggelar Ciliwung River Education & Cleanup
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Liburan Sekolah Lebih Ceria bersama SBEC Juniors
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak