SuaraJakarta.id - Seorang pria berinisial RCL (63) ditemukan tewas setelah terjun dari lantai 23 Apartemen Palazzo di Jalan Benyamin Sueb, Kemayoran, Jakarta Pusat, siang tadi.
Kapolsek Kemayoran Kompol Ewo Samono saat dikonfirmasi, membenarkan adanya peristiwa bunuh diri tersebut.
Ewo mengatakan, dari hasil pemeriksaan pihak keluarga, korban diduga depresi akibat mengidap penyakit yang tak kunjung sembuh.
Ewo menambahkan, korban telah 5 tahun menjalani cuci darah akibat penyakit yang dideritanya.
"Pemeriksaan pihak keluarga, yakni istri korban, korban diduga depresi akibat penyakit yang tidak kunjung sembuh setelah bertahun-tahun," ujar Ewo, Kamis (24/2/2022).
Saat ini jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Keluarga menolak untuk mengotopsi jenazah karena mereka yakin, RCL tewas murni bunuh diri akibat depresi.
"Jenazah sudah diurus oleh pihak keluarga, mereka menolak untuk otopsi," tutupnya.
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Update: Pasien Covid-19 Rawat Inap RSDC Wisma Atlet Kemayoran Berkurang 125 Orang
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
7 Sepatu Lari Lokal Paling 'Skena' di Jakarta, Nomor 4 Lagi Banyak Diburu Kolektor
-
5 Alasan Tren 'Slow Living Run' Kini Bikin Banyak Orang Lebih Suka Lari Santai di Taman Kota
-
Perluas Jejaring Internasional, Budi Luhur Teken Kerja Sama dengan ACWA Network
-
Skandal Pedofil Jepang Guncang Blok M: Polda Metro Buru Pelaku, Kedubes Jepang Keluarkan Peringatan
-
Gaya 'Old Money' dengan Sepatu Lari Lokal: 5 Brand yang Tampil Mewah Tanpa Logo Mencolok