SuaraJakarta.id - Aksi bejat dilakukan oleh kuli bangunan berinisial RR (43). Ia tega memperkosa bocah kelas 1 SD di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Peristiwa pemerkosaan itu terjadi di Kecamatan Ciputat, Tangsel. Pelaku bahkan sempat dihajar warga saat diamankan pada Senin (28/2/2022).
Kepala UPTD P2TP2A Kota Tangerang Selatan, Tri Purwanto membenarkan adanya peristiwa pemerkosaan terhadap bocah itu.
Menurutnya, dari keterangan keluarga korban, aksi rudapaksa itu terjadi pada Jumat (25/2/2022) pekan lalu.
"Pelaku melakukan pemerkosaan terhadap korban sore," kata Tri saat dikonfirmasi, Rabu (2/3/2022).
Tri menerangkan, pelaku melancarkan aksinya dengan memberikan minuman yang lebih dulu dicampur obat.
"Setelah minum itu korban tidak sadarkan diri dan diperkosa oleh pelaku," ungkapnya.
Saat dilakukan pemeriksaan di rumah sakit, lanjut Tri, diketahui terdapat luka di bagian kelamin korban.
"Selain luka, juga terdapat banyak mengeluarkan cairan sperma," tuturnya.
Baca Juga: Dilaporkan Perkosa ART, AKBP M Dicopot dari Jabatannya di Ditpolairud
Tri mengaku, pihaknya sudah melakukan pendampingan dan konseling terhadap bocah berusia 7 tahun itu. Sedangkan pelaku sudah ditahan di Polres Tangsel.
"Kemaren P2TP2A sudah mendampingi korban dan orangtuanya, sudah dilakukan BAP dan visum semalam di RSCM. Hasil visumnya positif ada luka di bagian kelamin," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir