SuaraJakarta.id - Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD DKI Jakarta memutuskan merotasi Abdurrahman Suhaimi dari jabatan sebagai Wakil Ketua DPRD DKI. Posisinya digantikan Khoirudin, anggota Komisi C Bidang Perekonomian dari F-PKS.
Terkait rotasi ini, Suhaimi tak ingin mempermasalahkannya. Ia menyebut siap diposisikan di mana saja oleh partainya.
"Jabatan adalah amanah. Di mana saja diposisikan, semoga itu yang terbaik dan pasti ada hikmah di balik itu semua," kata Suhaimi, Senin (7/3/2022).
Suhaimi mengungkapkan, pergantian posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta sudah sesuai prosedur dan tata tertib serta undang-undang yang berlaku.
Namun demikian, Suhaimi menegaskan, pelantikan Khoirudin sebagi Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari F-PKS baru bisa dilaksanakan setelah ada surat keputusan (SK) dari Kemendagri terkait pergantian pejabat di DPRD DKI Jakarta.
"Jadi tanggal 14 itu paripurna pengumuman yang dijadwalkan Bamus, sementara paripurna pergantian menunggu SK dari Kemendagri supaya tidak ada cacat hukum," katanya.
Sebelumnya, Badan Musyawarah (Bamus) DPRD DKI Jakarta mengagendakan paripurna pelantikan Khoirudin sebagai Wakil ketua DPRD DKI Jakarta yang baru menggantikan Suhaimi.
DPRD DKI Jakarta segera mengesahkan sosok baru Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PKS, yakni Khoirudin yang akan dilantik dalam rapat paripurna pada Maret ini.
Pelantikan tersebut diputuskan setelah Wakil Ketua Bamus DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik menetapkan jadwal dan disetujui seluruh anggota dewan lainnya. Paripurna tersebut akan digelar pada Senin tanggal 14 Maret 2022 pukul 13.00 WIB.
Baca Juga: Soal Kelangkaan Minyak Goreng yang Masih Berlanjut, Politisi PKS Soroti 2 Menteri Jokowi
"Sebagaimana tata tertib bahwa pemberhentian pimpinan DPRD harus ditetapkan oleh rapat paripurna. Kami sepakat pada tanggal 14 Maret paripurna ya," kata Taufik, Sabtu (5/3/2022).
Taufik menjelaskan, Khoirudin akan menggantikan Abdurrahman Suhaimi yang telah menjabat Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta selama dua tahun lima bulan sejak dilantik pada 14 Oktober 2019.
"Dalam paripurna mendatang, selain melaksanakan pengangkatan Pak Khoirudin, kami juga akan mengumumkan pemberhentian Pak Suhaimi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka