SuaraJakarta.id - Harga cabai rawit merah semakin pedas setiap minggunya. Harganya mengalami kenaikan lagi menjadi Rp 100 ribu per kilogram.
Salah seorang pedagang sayur di Pasar Tomang Barat, Mei (45) mengatakan, kenaikan harga cabai rawit merah sejak 4 hari lalu.
Sebelumnya, kata Mei, harga cabai rawit merah dibanderol dengan harga Rp 80 ribu per kilogram.
"Hari ini sekilo Rp 100 ribu, sebelumnya Rp 80 sekilo. Sudah 4 hari Rp 100 ribu sekilo," ujar Mei saat ditemui di Pasar Tomang Barat, Jakarta Barat, Rabu (9/3/2022).
Mei tidak mengetahui secara pasti penyebab kenaikan harga bangan pangan itu. Ia menduga akibat telatnya pengiriman dan gagal panen dampak cuaca buruk.
Meski demikian, pasokan cabai dan bahan pangan lain di tempatnya masih tersedia.
"Pasokan mah ada terus. Mungkin pengiriman agak lambat, karena dari panennya agak kurang," ungkap Mei.
Selain cabai rawit merah, kenaikan harga juga terjadi pada cabai lainnya. Cabai merah besar contohnya yang sebelumnya Rp 40 ribu per kilogram, naik Rp 20 ribu menjadi Rp 60 ribu per kilogram.
"Cabai merah keriting Rp 60 ribu (per kilo), keriting hijau Rp 35 ribu (per kilo), rawit hijau Rp 50 ribu (per kilo)," jelas Mei.
Baca Juga: Harga Cabai di Sejumlah Pasar Tradisional Makassar Merangkak Naik
Sementara harga bawang masih dalam kategori normal. Mei menyebut, harga bawang merah Rp 50 ribu per kilogram, bawang putih kating Rp 40 ribu per kilogram, sementara bawang putih bulat saat ini Rp 30 ribu per kilogram.
Kenaikan harga ini secara tidak langsung berdampak pada pendapatan pedagang. Biasanya Mei dalm sehari bisa menjual 3 kg cabai rawit merah.
"Biasanya saya dalam sehari bawa cabai itu 3 kg dan habis, tapi pas naik kaya gini, 3 kg itu sisa," pungkasnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal