SuaraJakarta.id - Kapolsek Ciputat Timur Kompol Yulianto menyebut mayat pria tanpa identitas yang ditemukan tersangkut di Kali Ciputat, Kota Tangerang Selatan, diduga bukan korban pembunuhan.
Yulianto mengungkapkan, tak ada tanda-tanda Lukas bekas kekerasan pada tubuh mayat yang sudah mulai membusuk tersebut. Diduga mayat tersebut hanyut saat mandi di aliran kali yang deras.
"Bukan (korban pembunuhan) kayaknya, ya mungkin pada saat dia mandi hanyut saat kali sedang deras. Enggak ada luka-luka kekerasan," katanya saat dihubungi SuaraJakarta.id—grup Suara.com—Senin (14/3/2022).
Yulianto menerangkan, saat ditemukan oleh warga, mayat pria tanpa identitas itu sudah lebih dari tiga hari mengambang di kali.
"Kata dokter sudah lebih dari tiga hari. Badannya sudah kondisi mengembang, bengkak, mulai busuk," terangnya.
Meski begitu, hingga saat ini pihaknya masih kesulitan mendapatkan identitas mayat pria tersebut.
Pihaknya pun sudah mencari tahu ke lapak pemulung di sekitar penemuan mayat, tapi tak ada yang mengenali.
"Kan itu dekat dengan tempat tinggal pemulung, nggak ada yang kenal. Belum diketahui identitasnya," paparnya.
Sebelumnya diberitakan, mayat pria tanpa identitas kali pertama ditemukan oleh warga yang sedang mencari keong dan daun pisang untuk keperluan menjual nasi uduk.
Baca Juga: Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Tersangkut di Kali Ciputat Tangsel
Dua warga yang menemukan mayat itu bernama Abdul Hamid (63) dan Seta (28). Keduanya terkejut, ketika melihat adanya mayat tertelungkup tanpa busana.
Mayat ditemukan mengambang di Kali Ciputat RT 03 RW 03 Kelurahan Ciputat, Minggu (13/3/2022).
"Ditemukan dalam kondisi tertelungkup tersangkut di kali dan tidak mengenakan pakaian," kata Yulianto, Senin (13/3/2022).
Setelah dievakuasi, mayat tersebut diketahui merupakan mayat laki-laki. Tetapi, tak ada identitas apapun yang ditemukan untuk menunjukkan identitas mayat tersebut.
"Itu mayat laki-laki, tapi tak ada identitas. Saat ditemukan tubuhnya sudah bengkak," ungkapnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Gerak Cepat Dittipideksus Bareskrim, Tahan Dua Petinggi PT DSI Kasus Dugaan Penipuan dan TPPU
-
Cek Fakta: Benarkah AS Keluar dari NATO dan Gandeng Indonesia-Rusia?
-
Iwakum: Hari Pers Nasional Bukan Sekadar Perayaan, Tapi Pengingat Kebebasan Pers
-
7 Fakta Menyentuh di Balik Bocah 8 Tahun yang Tewas Saat Jual Tisu Karena Tak Ada Nasi di Rumah
-
Eksekusi Kilat dan Provisi Terabaikan: Dugaan Perlakuan Berbeda di Meja Hijau