SuaraJakarta.id - Kapolsek Cilincing, Kompol Robinson Manurung mengatakan DD dan WS, pelaku pemalakan sopir truk boks yang viral di media sosial, sudah sering beraksi.
Dalam satu minggu mereka bisa melakukan aksi kejahatan sebanyak 2-3 kali. Sasaran utama mereka yakni pengemudi mobil boks atau truk.
"Pengakuannya ke kita mereka berbuat seminggu bisa tiga kali. Kurang lebih 2-3 bulan," ujar Robinson di Polsek Cilincing, Jakarta Utara, Jumat (18/3/2022).
Robinson menjelaskan, para pemalak sopir itu biasa beraksi pada sore menjelang malam. Mereka memanfaatkan jalan yang yang macet dalam melancarkan aksinya.
Kaca mobil boks atau truk yang terbuka menjadi target kejahatan mereka. Terlebih para sopir suka bermain gawai saat macet meski tengah berkendara.
"Iya betul, ketika macet mereka keluar mencari sasaran. Mainnya sore hari," ungkapnya.
Kesulitan petugas menangkap dua sekawan ini lantaran minimnya laporan para korban.
Robinson mengaku, jika bulan lantaran viral, mungkin kedua penjahat ini masih melakukan aksinya hingga saat ini.
"Kalau mengalami kejadian seperti ini tolong segera melapor ke kantor polisi terdekat. Itu kesulitan bagi kita. Kalau kemarin enggak viral di media sosial kita enggak tahu ada kejadian, segera melapor," tegas Robinson.
Baca Juga: Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemalakan Sopir Truk Boks di Cilincing, Ini Perannya
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku pemalakan dijerat Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman penjara paling lama 12 tahun.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ultraverse Festival 2026 Satukan Musik Tanpa Jarak dengan Layanan XL Ultra 5G+
-
Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya
-
Waspada Tanah Longsor Januari 2026, Ini Daftar Kecamatan Rawan di DKI Jakarta
-
Cek Fakta: Benarkah Video Mobil Tersambar Petir di Jalan Tol?
-
Duel Kopi Sachet Indomaret: Good Day vs Kapal Api, Mana Paling 'Nendang'?