Zainudin mengatakan, pernah mendapat intimidasi dari satu ormas Islam lain, yakni Front Pembela Islam (FPI). Organisasi yang kini masuk dalam kategori organisasi telarang itu pernah menyerang Masjid Al Mubarak, karena dianggap sesat.
"Kita pernah dilempari batu sampai kotoran manusia. Tapi jemaah lainnya di sini yang ada yang terprovokasi dengan balas menyerang," ujarnya.
FPI, kala itu juga berupaya untuk menghasut ketua RT setempat dengan menyebut Ahmadiyah sebagai ormas yang menyimpang. Namun saat itu ketua RT setempat malah menentang pernyataan FPI.
"Pak RT di sini pernah mau dihasut sama mereka (FPI) tapi pak RT malah ngebela kita. Karena kita kan gak pernah buat ulah, kita juga baik sama orang-orang. Lagian kita kan keturunan asli sini," ujarnya.
Sementara itu, Ketua Masjid Al Mubarak, Rafi Ahmad membenarkan terkait hal tersebut. Namun saat itu ia belum menjadi ketua Masjid Al Mubarak.
Saat itu, kata Rafi, sempat terjadi gesekan antara jemaah Ahmadiyah yang bertempat di Masjid Al Mubarak dengan jemaah Masjid Al Birru Warrohmah yang berhadapan.
Rafi menyebut jemaah Al-Birru Warrohmah sempat terprovokasi isu yang dihembuskan FPI. Namun setelah itu, mereka kembali hidup rukun berdampingan.
"Ya dulu pernah, saat itu FPI termasuk dari sana (masjid Al Birru) terhasut juga ya sempat, tapi ya setelah itu adem-adem lagi. Saya simpulkan ini hanya sesaat aja, sekarang tenang-tenang aja," tuturnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menakar Masa Depan Drone untuk Kebutuhan Industri Indonesia
-
Ardi Dwinanta Setiadharma Pimpin JAPNAS Jakarta, Usung Empat Pilar Buka Akses Pasar dan Permodalan
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital
-
Jakarta dan Bandung Siap Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026