SuaraJakarta.id - Presiden Mahasiswa (Presma) Trisakti, Fauzan Raisal Misri (22) diduga dianiaya alumni lantaran menolak komersialisasi lahan parkir kampus. Untuk sekali parkir, mahasiswa dikenakan biaya hingga mencapai Rp 26 ribu.
Rekan korban, Fauzan Alaidrus (19) mengatakan, kejadian bermula saat Raisal menyegel lahan parkir berbayar di area kampus. Penyegelan itu lantaran beberapa mahasiswa keberatan dengan tingginya biaya parkir.
"Kita mau hindari parkir berbayar karena dinilai ini ada efek buruk kepada mahasiswa karena mahasiswa dipersulit untuk masuk karena perjanjian awalnya itu mahasiswa gak bayar. Tadi malam kita inisiasi Presma Trisakti untuk bergerak segel parkiran karena polemik ini gak usai-usai," ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (7/4/2022).
Biaya tarif parkir, kata Fauzan, tidak masuk dalam nalar. Tak tanggung-tanggung, biaya parkir mahasiswa mencapai Rp 26 ribu dalam sekali parkir.
"Perkembangannya, akhir-akhir ini kita dapat laporan keluar parkiran ini, keluar biaya bahkan Rp 26 ribu," ungkapnya.
Buntut dari penyegelan itu, Raisal mendapat intimidasi dari seorang alumni. Mulanya, kata Fauzan Alaidrus, alumni tersebut ingin bertemu dengan Raisal.
"Pertama temannya teriak-teriak, kalian semua dipanggil sama Roni Badak, mau ngobrol. Saat kita datang gak lama langsung ditoyor," jelasnya.
Tak hanya ditoyor di bagian kepala, Raisal juga mendapat pukulan dan tendangan. Melihat itu, teman-teman Raisal tidak ada yang berani melerai.
"Gak lama kita ngobrol tiba-tiba Presma ditoyor, dipukul karena kita sebagian angkatan gak terlalu tua bang kita gak bisa ngapa-ngapain. Masalahnya di kampus, sampai ada preman gini bahaya, alumni sekalipun gitu loh," katanya.
Saat ini, dugaan penganiayaan Presma Trisakti ini telah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Barat. Korban juga telah melakukan visum.
"Sekarang kita lagi aksi, untuk penuntutan parkiran berbayar agar dihapuskan dan sama untuk usut tuntas hukum tentang penganiayaan tentang Presma ini," tutupnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Kawasan Pesisir Jakarta Makin Terhubung, Akses Jadi Pertimbangan Pelaku Usaha
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan
-
Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa
-
Swiss-Belresidences Kalibata Hadirkan Semangat Local Heart Lewat CSR dengan Sahabat Anak Cijantung
-
Sepeda dari BRI Peduli Ini Antar Mahesa ke Sekolah, Tidak Lagi Terhalang Banjir Rob