SuaraJakarta.id - Pegiat media sosial Ade Armando babak belur dihajar massa di tengah aksi demo di depan Gedung DPR, Senin (11/4/2022).
Penganiayaan terhadap Ade Armando ini pun mendapat kecaman dari sejumlah pihak. Salah satunya Mohammad Guntur Romli.
Guntur Romli menyebut, Ade Armando dianiaya oleh penyusup. Ia juga menyebut Ade selalu menolak penundaan Pemilu 2024.
Hal itu disampaikan Guntur Romli dalam cuitan di akun Twitter pribadinya.
"Ade Armando itu sosok paling keras menolak penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden, makanya dia datang dan ikut demo hari ini, tapi dia dianiaya oleh penyusup-penyusup, preman-preman yang suka bawa-bawa agama. Benar-benar biadab! Ingat setiap kejahatan pasti ada balasannya!" cuitnya.
"Ada yang nyebut Ade Armando naif dagang ke demo hari ini, tapi Ade punya tujuan mulia, ingin menyelamatkan demokrasi dgn menolak penundaan pemilu, yang tak terduga banyak penyusup-penyusup preman-preman intoleran, radikal yang selama ini bawa-bawa agama yang tiba-tiba mengaku ingin selamatkan demokrasi," sambungnya.
Guntur Romli pun berharap polisi segera menangkap pelaku penganiayaan terhadap Ade Armando.
"Penganiayaan biadab terhadap Ade Armando adalah bukti preman-preman intoleran, radikal & garis keras yang selama ini mempolitisasi agama tidak bisa dipercaya kalau koar-koar ingin selamatkan demokrasi, mereka justru merusak demokrasi, saya semakin percaya mereka memang tidak ada tempat di demokrasi ini."
"Waktunya penegak hukum bekerja, tangkap para pelaku dan seret para penganiaya-penganiaya biadab pada Ade Armando. Jangan kasih ampun dan kasi sisa! Mereka memang beraninya cuma keroyokan. Mungkin sekarng pelakunya pada ngumpet di got & kolong jembatan," cuitnya.
Baca Juga: Foto-Foto Pemukul Ade Armando Beredar, Warganet Menyesali Aksi Kekerasan: Mencederai Demokrasi Nih
Guntur Romli mengatakan, banyak foto-foto di media sosial yang merekam pelaku penganiayaan terhadap Ade Armando.
"Banyak rekaman video dan foto-foto yang beredar yg merekam pelaku2 biadab penganiayaan terhadap Ade Armando. Bisa jadi bahan petunjuk untuk penegak hukum," pungkas Guntur Romli.
Diketahui, Ade Armando babak belur dianiaya massa. Tak hanya wajahnya yang babak belur, ia pun nyaris ditelanjangi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal