SuaraJakarta.id - Peristiwa perampokan terjadi di salah satu minimarket di daerah Jatake, Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (19/4/2022). Kejadian itu bahwa diwarnai aksi rentetan tembakan.
Aksi penembakan itu sontak mengejutkan warga sekitar. Erdi (54), warga yang tinggal di belakang minimarket mengaku kaget.
Dirinya mengetahui adanya perampokan setelah mendengar suara teriakan minta tolong dari arah bangunan minimarket.
"Saya baru selesai makan, tiba-tiba ada suara teriakan minta tolong. Saya pastiin dengerin sampai tiga kali, ternyata emang bener ada perampokan," kata Erdi saat ditemui di kediamannya, Rabu (20/4/2022).
Menurut dia, teriakan minta tolong didengarnya sekitar pukul 23.00 WIB. Di mana karyawan yang teriak minta tolong berada di lantai dua bangunan dan dikunci di salah satu ruangan. Hal itu diketahui lantaran salah satu karyawati teriak minta tolong melalui jendela di lantai dua.
"Warga tahunya karena karyawannya yang perempuan teriak. Dikunci dari luar, minta tolong-tolong, ada rampok bawa pistol," katanya.
Mendengar ada perampok membawa senjata api, Erdi pun mengurungkan niat untuk mendatangi minimarket tersebut. Dia kemudian memberitahu warga lainnya soal perampokan tersebut.
"Dengar perampok bawa pistol ya sebagai warga mundur lagi. Takut kita jadi korban kan, dia (perampok) nekat. Tahu-tahu nongol dari jendela terus nembak," ungkapnya.
Sebelumnya diberitakan, aksi menegangkan terjadi saat penangkapan perampok di sebuah minimarket di Jatake Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Selasa (19/4/2022) malam.
Baca Juga: Terpopuler: Pegawai Alfamart Disandera Perampok, Penghasilan Manusia Gerobak Lebihi UMR
Dalam peristiwa itu, diwarnai hujan tembakan senjata api. Dari infomasi yang dihimpun, pelaku menyandera tiga karyawan di dalam toko.
Video amatir baku tembak penangkapan perampok itu pun beredar. Diduga video tersebut direkam oleh warga sekitar yang menyaksikan.
Dari video yang diterima SuaraJakarta.id, sejumlah orang diduga polisi tengah sibuk melakukan pengamanan dan penangkapan.
Sejumlah orang terlihat bersembunyi di belakang truk yang diparkir di depan toko.
Suasana pun menegangkan sekaligus mencekam lantaran terdengar suara letusan senjata api.
Jika dihitung, ada lebih dari 15 tembakan yang meletus.
Tampak terlihat petugas yang memegang sebuah senjata api di tangan sambil meminta yang lain tetap merunduk agar tak terkena peluru nyasar.
Berita Terkait
-
Terpopuler: Pegawai Alfamart Disandera Perampok, Penghasilan Manusia Gerobak Lebihi UMR
-
Viral Video CCTV Pegawai Alfamart di Jatake Tangerang Disandera Perampok
-
Dor Dor Dor! Hujan Tembakan Warnai Penangkapan Perampok Alfamart di Tangerang, Pegawai Disandera
-
Jalan Berdua Istri, Petinju Inggris Amir Khan Ditodong Pistol di London
-
Polisi Lacak Pelaku Perampokan Toko Sembako di Tambora Jakarta Barat
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Benarkah Galon Guna Ulang Memicu Pubertas Dini? Ini Fakta Ilmiahnya
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka