Chandra Iswinarno | Fakhri Fuadi Muflih
Pengunjung berjalan memasuki stadion utama Jakarta International Stadium (JIS) di Jakarta Utara, Minggu (13/3/2022). (ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna)

SuaraJakarta.id - Jakarta Internasional Stadium (JIS) direncanakan bakal menjadi lokasi peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang dilaksanakan pada 14 Mei 2022. Keinginan tersebut sebelumnya disampaikan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Dalam pernyataannya, KSPI memilih JIS sebagai opsi jika agenda tersebut tidak bisa digelar di Senayan. Menanggapi hal tersebut, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengungkapkan, belum menerima informasi ini.

Namun, ia memastikan bakal lebih dulu melihat ada atau tidaknya permintaan menggunakan stadion yang diklaim terbesar se-Asia Tenggara.

"Saya baru tahu informasinya. Belum ada saya tahu sampai hari ini, surat masuk yang kami terima," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/4/2022).

Baca Juga: Bolehkan Buruh Rayakan Hari Buruh Internasional May Day di Jakarta International Stadium?

Riza mengemukakan, sejatinya JIS tidak hanya dibuat atau didesain untuk pertandingan sepakbola saja. Tetapi juga kegiatan lain yang tergolong positif.

Lantaran adanya rencana tersebut, ia menyatakan bakal mempelajarinya lebih dulu jika ada permintaan tersebut.

"Kita nanti akan pelajari ya. Akan pelajari setiap permintaan dan permohonan dari masyarakat apapun kepentingannya kita akan pelajari kembali, apakah mungkin atau tidak," katanya.

Selain itu, ia juga menyatakan bakal mempertimbangkan faktor lainnya dalam aksi May Day yang selalu dihadiri banyak orang.

Sebab, ia khawatir nantinya jika pesertanya membludak akan berimbas pada keamanan masyarakat.

Baca Juga: Buruh Mau Pakai JIS untuk Peringati May Day, Wagub DKI: Kita Khawatir kalau Ada Pengumpulan Massa Banyak

"Kita khawatir kalau ada pengumpulan masa yang banyak yang berlebihan, itu dapat mengganggu pelayanan oublik, mengganggu ketertiban, dan takut disusupi oleh kepentingan lainnya. Kita harus jaga ya," katanya.

Komentar