SuaraJakarta.id - Jakarta International Stadium (JIS) dinilai bukan tempat yang cocok untuk menggelar perayaan Hari Buruh Internasional atau May Day. Justru agenda perayaan Hari Buruh lebih cocok digelar di Istana Negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PKS Ismail menanggapi adanya rencana dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia yang akan menggelar perayaan hari buruh.
KSPI sendiri mengacu pada dua tempat, yakni Istora Senayan dan JIS untuk gelaran Peringatan Hari Buruh yang akan digelar 14 Mei 2022 mendatang.
Menurut Ismail, JIS bukan tempat yang ikonik atau sasaran untuk penyampaian pendapat. Apalagi, stadion kandang Persija Jakarta ini baru selesai dibangun.
"Pendapat pribadi, (JIS) belum kelihatan nyambungnya, karena bukan untuk tempat menyampaikan pendapat," ujarnya saat dikonfirmasi Suara.com pada Minggu (24/4/2022).
Ismail juga menyebut, lokasi demonstrasi harus sesuai dengan tuntutan yang disampaikan massa aksi.
Lantaran itu, jika buruh ingin mengritisi Pemerintah, kawasan Istana Negara menjadi tempat yang cocok.
"Apa yang menjadi tuntutan mereka? Atau mau deklarasi apa? Selama ini yang menjadi ikon kan di istana. Saya pikir itu lebih cocok," tuturnya.
Tak sampai di situ, Ismail juga berharap Pemprov DKI tidak sembarangan meminjamkan JIS untuk berbagai kegiatan.
Baca Juga: Belum Diresmikan Anies, Taufik Gerindra Tak Setuju Buruh Pakai JIS untuk Aksi May Day
Ia menegaskan, hal tersebut harus melalui seleksi dan koordinasi yang ketat sebelum memberikan izin.
"Sebaiknya koordinasi dulu, karena sesuatu yang menjadi ikon harus tetap dijaga. Kegiatan yang dilakukan di sana harus benar-benar dipertimbangkan risikonya," katanya.
Sebelumnya, KSPI berencana menggunakan Jakarta International Stadium (JIS) untuk memperingati Hari Buruh atau May Day 1 Mei 2022 nanti. Lokasi ini masih menjadi salah satu opsi bersama dengan Istora Senayan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku belum mendapatkan informasi ini. Ia akan lebih dulu memastikan ada permintaan menggunakan stadion kandang Persija Jakarta ini atau tidak.
"Saya baru tahu informasi nya. belum ada saya tahu sampe hari ini, surat masuk yang kami terima," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (21/4/2022).
Menurut Riza, JIS memang dibuat tidak hanya untuk pertandingan sepak bola saja, melainkan kegiatan lain yang tergolong positif. Karena itu, ia mengaku akan mempelajarinya lebih dulu jika ada permintaan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- 4 Shio Beruntung Hari ini 21 Agustus 2026 yang Diprediksi Terbebas dari Masalah Keuangan
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
FIFGROUP Salurkan 1.200 Paket Sembako bagi Masyarakat Terdampak Gempa NTT
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen