SuaraJakarta.id - Pemerintah melonggarkan kebijakan mudik Idul Fitri atau Lebaran di tahun ini. Kebijakan itu membuat semringah bagi para perantau.
Seperti diungkapkan Tati Arsad (63). Dirinya mengaku sangat bersyukur tahun ini dapat mudik ke kampung halamannya di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Tati mengaku, sudah menahan rindu untuk bertemu keluarga besarnya lantaran dua tahun belakangan tak bisa mudik akibat pandemi Covid-19.
"Alhamdulillah banget, seneng banget bisa kumpul dengan keluarga lagi. Tadinya cuma bisa video call aja," katanya kepada SuaraJakarta di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (27/4/2022).
Baca Juga: Cara Mengisi Ehac Indonesia dan Fungsinya, Jadi Syarat Mudik Lebaran 2022
Tati mudik ke Lombok tak bersama anak dan cucunya. Pasalnya, kebanyakan mereka sudah memiliki keluarga dan mudik ke tempat mertuanya.
Tati mudik bersama adiknya. Ia pun datang lebih awal dari jadwal keberangkatan pesawat yang akan dia tumpangi.
"Dijadwal jam 5.25 WIB naik Super Air Jet, tapi sudah sampai di Bandara dari jam 2 tadi karena bareng sama adik," ungkapnya.
Soal persyaratan mudik, Tati menyebut dirinya tak alami kendala. Pasalnya, ibu rumah tangga itu sudah vaksinasi booster sehingga tak terlalu rumit untuk akses mudik.
"Alhamdulillah sudah booster jadi nggak harus PCR tinggal tunjukkin PeduliLindunginya aja," paparnya.
Baca Juga: H-6 Lebaran, Pelni Berangkatkan 482 Pemudik Dari Pelabuhan Tanjung Priok ke Bangka Belitung
Sebelumnya diberitakan, menjelang Lebaran, aktivitas pemudik di Bandara Soekarno-Hatta tampak ramai pada Rabu (27/4/2022).
Pantauan SuaraJakarta.id di Terminal 1A, tampak para pemudik berdatangan menyerbu loket check-in dan segera memasuki konter keberangkatan.
Mereka bergantian memasuki area konter sambil melewati serangkaian pemeriksaan mulai dari cek riwayat vaksinasi hingga tiket.
Senior Manager Branch Communication & Legal Bandara Soekarno-Hatta, M. Holik Muardi mengatakan, saat ini jumlah penumpang mulai meningkat.
"Saat ini penumpang meningkat sekira 120 ribuan dari sebelumnya hanya 98 ribu. Jadi peningkatannya signifikan," katanya, Rabu (27/4/2022).
Menurut Holik, persentase kenaikan jumlah penumpang melebihi dari 100 persen dibandingkan dengan hari sebelumnya.
"Persentase kenaikannya sekarang 120 persen. Ini untuk rencana penerbangannya, belum realisasinya," ungkapnya.
Kini, untuk mengurai antrean jumlah penumpang petugas mulai membagi pintu masuk di area keberangkatan. Dari semula satu jalur, kini dibagi ke dua jalur.
Sementara itu, para penumpang terus berdatangan untuk keberangkatan domestik yang akan melakukan perjalanan ke Pontianak, Kuala Namu, Jogja, Surabaya dan lainnya. Sedangkan maskapai penerbangannya yakni Super Air Jet, Nam Air, Sriwijaya Air, Lion Air dan Air Asia.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Libur Lebaran di Solo: Rekomendasi Kolam Renang Keluarga yang Asyik
-
One Way Arus Balik Lebaran 2025 Mulai Kapan? Cek Jadwalnya di Sini!
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
-
Update 3 April 2025: Arus Balik Dimulai, Pantau Kondisi Terkini Lewat CCTV Online
-
Whoosh Dibanjiri Penumpang! 240 Ribu Orang Pilih Kereta Cepat Selama Libur Lebaran
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka