SuaraJakarta.id - Jalan Raya Kalimalang, Jakarta Timur, mulai dipadati para pemudik pada Kamis (28/4/2022) malam. Khususnya para pengendara roda dua atau sepeda motor.
Di tengah ramainya Arus Mudik 2022 di Kalimalang, ada pemandangan unik. Terlihat dua orang pria tengah memamerkan uang.
Salah satunya Bonar Pasaribu (30). Ternyata Bonar bukan sedang pamer, melainkan tengah menjalani profesi sebagai penyedia jasa tukar uang baru.
Sambil memegang uang pecahan Rp 2 ribu hingga Rp 20 ribu, tangan Bonar menjulur ke arah jalan.
Baca Juga: Cerita Maulana Yusuf, Bantu Petugas Atur Arus Mudik di Kalimalang, Rela Tak Dibayar
"Kita sediain uang baru pecahan Rp 2 ribu, Rp 5 ribu, Rp 10 ribu, dan Rp 20 ribu," ujarnya saat ditemui di Kalimalang, Jakarta Timur, Kamis (28/4/2022) malam.
Mekanisme yang ditawarkan olehnya sebagai layanan jasa tukar uang cukup unik. Bonar mengaku setiap nominal uang yang ditukarkan dikenakan imbalan sebesar 10 persen.
"Mekanismenya kita ngasih 100, yang mau tukar ngasih kita 110. Jumlahnya (tukarnya) sama, tapi kita minta lebih 10 persen," jelasnya.
Profesi ini telah ia jalani setiap momentum Hari Raya Idul Fitri. Terhitung olehnya sudah tiga kali Lebaran ia menjadi penyedia jasa tukar uang baru.
Biasanya Bonar mulai menawarkan penukaran uang dua minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri atau pertengahan bulan Ramadhan.
Baca Juga: Pemudik Motor Mulai Padati Jalur Kalimalang, Polisi: Mudik Jarak Dekat
Dalam sehari, Bonar beroperasi selama 16 Jam. Sejak pukul 07.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB.
"Profesi begini pas momen Lebaran aja. Sudah 3 kali Lebaran. Kita sih mulainya 2 minggu sebelum Lebaran," ungkapnya.
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Berita Terkait
-
Mudik Lebaran 2025 Sepi, Pengamat Ungkap Biang Keroknya
-
Pakar Sebut Penurunan Jumlah Pemudik pada Lebaran 2025 Disebabkan Efisiensi Anggaran
-
Rekor Mudik Lebaran 2025! KAI Angkut 2,2 Juta Penumpang, Stasiun Ini Paling Ramai
-
Cegah Kepadatan Arus Balik Lebaran, Pemudik Akan Dialihkan Lewat Tol Fungsional Jakarta-Cikampek II
-
Jumlah Pemudik Turun, Rano Karno: Mungkin karena Ekonomi
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Penjualan Mainan Pasar Gembrong Merosot hingga 90 Persen, Pedagang Salahkan Pemerintah
-
Pemprov DKI Ingatkan Pendatang Baru Tak Bisa Langsung Dapat Bansos, Harus Tinggal 10 Tahun Dulu
-
Jakarta Tak Sepi Lebaran Ini, Bang Doel Ungkap Hikmah Tak Terduga
-
Pramono Teken Pergub Syarat PPSU: Cukup Ijazah SD, Kontrak Kerja Tiap 3 Tahun
-
Baru Tempati Rumah Dinas, Pramono Curhat Jatuh dari Sepeda Sampai Pelipis Luka