SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan bahwa dirinya telah mulai menempati rumah dinas gubernur sejak dua malam terakhir Ramadan. Sehingga ketika perayaan Idul Fitri 1446 H, Pramono dan keluarganya langsung menggelar open house untuk pertama kalinya.
"Saya dari dua malam ini sebenarnya sudah tidur di sini," kata Pramono kelada wartawan di sela acara open house di rumah dinas gubernur di Menteng, Jakarta, Senin (31/3/2025).
Pramono juga curhat kalau dia sempat jatuh dari sepeda hingga membuat pelipisnya lecet. Peristiwa itu terjadi ketika dia sedang berolahraga di sela puasa. Politisi PDIP itu menunjukan pelipis kirinya yang masih terdapat luka lecet sekitar 5cm.
"Saya kan orangnya gak bisa diam karena kemarin walaupun puasa saya gak bisa diam, saya sepedahan, akhirnya jatuh," ujarnya.
Meski mengalami insiden tersebut, Pramono menegaskan bahwa ia tidak kapok dan akan tetap menjalankan kebiasaannya bersepeda.
"Tapi gak apa-apa, besok sepedahan lagi. Yang penting jadi orang gak boleh menyerah bahwa kita kerja keras, kita harus kerja keras. Saya adalah orang yang terbiasa bekerja keras," katanya.
Pramono juga menyatakan bahwa dirinya sebenarnya tidak ingin terlalu mengekspos kehidupan pribadinya. Namun, suasana Lebaran yang membawa banyak tamu membuatnya lebih terbuka kepada publik, terlebih jabatannya kini yang sebagai Gubernur Jakarta. Ia bersyukur karena dalam situasi tersebut ditemani oleh anaknya.
"Sebenarnya saya juga gak mau terlalu ekspos, tapi kan yang namanya juga lebaran, sehingga banyak tamu. Ada ini terlalu ekspos. Tapi ya untung lah ada anak saya yang mendampingi," pungkas Pramono.
Open House di Rumah Dinas
Baca Juga: Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu
[Suara.com/Lilis]
Warga antusias mendatangi agenda silaturahmi (open house) Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo di Rumah Dinas Gubernur Jakarta daerah Menteng, Jakarta Pusat, Senin.
Agenda itu berlangsung sejak pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.
Warga dari berbagai kalangan tampak antusias mengantre untuk bersalaman dengan pemimpin Kota Jakarta itu.
Tak hanya sekadar bersalaman, masyarakat juga memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan keluhannya kepada Pramono.
Salah satunya adalah warga disabilitas bernama Upi (49) yang mengeluhkan soal Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ) miliknya yang bermasalah.
“Bapak cuma nanya, ‘masa’ katanya, iya Pak, bener Pak. Waktu itu sebelum dibilang cair, kan infonya biasanya di Instagram, itu masih masuk penetapan penerima, tunggu saja gitu. Pas sudah cair, ternyata nggak ada. Aku cek lagi, bukan penerima,” kata Upi.
Berita Terkait
-
Lebaran Pertama Pramono Sebagai Gubernur: Dari Istiqlal, Istana hingga Rumah Mega Tanpa Ganti Sepatu
-
Curhat Warga Langsung ke Gubernur Pramono Anung Saat Open House: KPDJ Belum Cair
-
Pramono Anung Lepas Keberangkatan Peserta Mudik Gratis 2025
-
Jakarta Bebas Krisis Air? Gubernur Pramono Percepat Target Air Bersih 100 Persen di Tahun 2029
-
Dulu Anies Bebaskan PBB Rumah Tapak, Sekarang Pramono Gratiskan untuk Apartemen
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar
-
Abu Vulkanik Anak Krakatau Masih Terasa di Jakarta, 100 Dus Masker Dibagikan