SuaraJakarta.id - Puluhan rumah di Perumahan Bukit Tiara RT/RW 29/09 Desa Pasir Jaya, Kecamatan Ciputat, Kabupaten Tangerang, terendam banjir akibat hujan deras sejak Selasa (10/5/2022) malam.
"Air naik sejak Subuh sekitar pukul 04.00 WIB, dengan ketinggian air ada sekitar batas lutut orang dewasa, untuk rumah ada 38 yang terdampak," kata seorang warga Perumahan Bukit Tiara, Eni (42), Rabu (11/5/2022).
Eni menjelaskan wilayahnya memang kerap jadi langganan banjir setiap tahunnya karena luapan air kali di sekitar perumahan.
"Biasanya air ini datang dari kali di perumahan karena meluap, kalau tidak terjadi hujan juga suka banjir karena ada ada kiriman dari Pintu Air Cikupa," tuturnya.
Ia menyampaikan hingga saat ini sejumlah warga setempat masih bertahan di rumah, karena sebagian menganggap banjir itu akan segera surut.
"Rata-rata warga di sini masih bertahan karena biasanya cepat surut," katanya.
Ia pun berharap Pemkab Tangerang segera memberikan bantuan atau solusi dalam penanganan permasalahan banjir tersebut. Supaya musibah seperti ini tidak melanda lagi kawasan perumahan itu.
"Kalau petugas dari pemerintahan belum ada yang ke sini, baik BPBD atau instansi terkait lain. Tapi kita berharap ada bantuan untuk mencarikan solusi mengatasi banjir ini," ungkapnya.
Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang mencatat sebanyak 462 kepala keluarga (KK) dari beberapa kawasan permukiman warga di daerah itu telah terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi pada Selasa (10/5) malam.
Baca Juga: Usai Tertunda, Keluarga Bocah Korban Pencabulan Akhirnya Bisa Buat Laporan di Polres Tangsel
BPBD Kabupaten Tangerang sejauh ini pihaknya telah menerjunkan sejumlah tim untuk melakukan penelusuran dan pengecekan lokasi bencana.
"Update saat ini data yang diterima ada sekitar 462 KK yang terdampak banjir, adapun rata-rata ketinggian air mulai 35 hingga 60 centimeter," kata Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Tangerang, Abdul Munir.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
- Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme
- Polisi Sebut Wanita di Video Viral Biksu Thailand Mendadak Kaya Sejak Bolak Balik Masuk Kuil
Pilihan
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak
-
Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, BRI Perkuat Pembiayaan dan Pemberdayaan Usaha Ultra Mikro
-
Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI
-
Wajah Baru Museum Kediri, Kini Jadi Pusat Layanan Budaya Terpadu
-
Raih Penghargaan IDX Channel 2026, BRImo Taiwan Jadi Solusi Keuangan Diaspora dan PMI
-
Kasus Dolar Singapura Palsu, Kuasa Hukum Ungkap Janji Imbalan 1.500 SGD Per Lembar