SuaraJakarta.id - Maraknya penyakit mulut dan kuku (PMK) jelang Hari Raya Idul Adha membuat para calon pembeli harus selektif dalam memilih hewan kurban. Adapun salah satu tips memilih hewan kurban yang terbebas dari PMK yakni hewan tersebut terlihat agresif.
Salah satu pedagang hewan kurban di Cengkareng, Jakarta Barat, Endo (42) mengatakan, mata hewan tersebut juga terlihat cerah dan tidak mengeluarkan liur dari bagian mulut.
"Kalau yang sehat itu yang matanya cerah, nggak keluar liur, itu yang sehat. Kalau yang sakit itu kurang agresif, pendiam," kata Endo ditemui di Cengkareng, Jakarta Barat, Jumat (27/5/2022).
Membedakan hewan yang terjangkit PMK dengan yang sehat, kata Endo, tidak terlalu rumit. Bahkan, masyarakat awam pun bisa melihat perbedaannya jika memperhatikan secara teliti.
"Dilihat sapinya aja, kalau sapinya didekati itu agresif, berarti itu sapi sehat. Kalau dilihat sapinya diam, itu sakit. Pilih sapinya yang matanya cerah, jangan yang layu," ungkap Endo
Endo mengatakan, bagi para masyarakat yang ingin berkurban sapi, tidak perlu khawatir tentang PMK.
Dinas Peternakan, kata Endo, menyebut PMK tidak menular kepada manusia, meski daging hewan tersebut dikonsumi.
Penyakit ini, lanjut Endo, hanya menular kesesama hewan ternak atau sapi saja. Sehingga ia menjaga betul kondisi kebersihan kandang sapi yang ia perjualbelikan.
"Kalau dari Dinas Peternakan itu kita kemarin sharing, untuk ke manusia dampaknya nggak ada. Itu nyebarnya cuma ke sesama sapi aja. Gak usah takut untuk membeli hewan kurban karena PMK itu tidak menular di masyarakat," pungkasnya.
Baca Juga: Hewan Sembuh dari Penyakit Mulut dan Kuku di Sumbar Capai 39 Ekor
Kontributor : Faqih Fathurrahman
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Anti Boros Setelah Lebaran, 7 Ide Masak Sekali untuk Stok Seminggu ala Meal Prep Simpel
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?