SuaraJakarta.id - Mantan Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik memberi sinyal akan pindah ke partai NasDem, setelah tidak lagi menjabat sebagai pimpinan dewan dari fraksi partai Gerindra.
"Insya Allah," kata Mohamad Taufik usai menghadiri pengucapan sumpah Wakil Ketua DPRD DKI yang baru di gedung DPRD DKI, Kamis (2/6/2022).
Politikus partai Gerindra DKI itu menambahkan kariernya di politik diawali dari partai nasional. Untuk itu, ia pun akan hijrah ke partai nasionalis apabila akan bergeser dari Gerindra.
"Saya kan berangkatnya dari partai nasionalis. Pasti kalau mau bergeser pun, kecenderungannya ke partai nasionalis," ucapnya.
Meski begitu, ia belum memutuskan waktu untuk pindah partai karena harus keluar terlebih dahulu dari partai sebelumnya.
"Kalau saya mau pindah ke partai lain, maka saya harus keluar dulu dari partai saya," ujarnya.
Ia mengakui banyak yang meminta tetap bertahan di Gerindra DKI. Salah satunya dari Ketua DPD Gerindra DKI sekaligus Wakil Gubernur DKI Ahmad Riza Patria.
Sebelumnya, ia juga berencana akan mengundurkan diri sebagai Anggota DPRD DKI Jakarta setelah lengser dari pimpinan DPRD DKI.
Meski begitu, ia belum menyampaikan pengajuan resmi kepada DPRD DKI atau kepada pihak terkait termasuk kepada Ahmad Riza Patria.
Baca Juga: Taufik akan Pindah ke Nasdem, Desmond: Kami Melihat Dia Tidak Beres Mengurus Partai
"Kami berpartai kan butuh kenyamanan. Kalau Anda tidak nyaman di dalam suatu rumah kan pilihannya cuma dua, diam saja atau keluar dari rumah," tuturnya.
Taufik hadir dalam rapat paripurna di Gedung DPRD DKI Jakarta untuk pelantikan pengganti dirinya sebagai Wakil Ketua DPRD DKI periode 2019-2024.
Adapun pengganti Taufik adalah juniornya yakni Rany Mauliani yang sebelumnya sebagai Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI dan duduk di Komisi E DPRD DKI. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Polda Metro Jaya Hentikan Penyelidikan Kasus Dugaan Penipuan Kripto Timothy Ronald
-
Kualitas Pendidikan Nasional Makin Kuat, Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Terus Diperluas
-
Ada Potensi Kerugian Negara Rp104 Triliun, DPR Desak BPK Evaluasi WTP Kemenhut
-
Kampanye Indonesia Asri dan Universitas Indonesia Gagas Implementasi Circular Campus
-
Dirjen Bina Adwil: Dana Otsus Aceh Pasca-2027 Harus Berorientasi Hasil dan Kemandirian Fiskal