Dalam unggahannya, Sahroni menyatakan sampai kemarin mengumumkan semua sponsor, tidak ada satupun BUMN yang bergabung mendukung Formula E.
Ia bahkan menyebut untuk listrik penunjang balapan dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) yang juga BUMN harus membayarnya penuh.
"BUMN tidak berikan sponsor apa pun. PLN untuk kelistrikan juga kami bayar full," ujar Sahroni, dikutip Kamis (2/6/2022).
Tak hanya itu, ia juga mempertanyakan apakah BUMN juga bagian dari Republik Indonesia atau tidak.
Pasalnya, ajang balap mobil listrik ini juga membawa nama baik Indonesia.
"Kami enggak ngotot minta (sponsor), tapi ngotot untuk jadi bagian Indonesia," tuturnya.
Buka Suara
Sementara itu, Staf Khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga ikut buka suara terkait tidak adanya BUMN yang menjadi sponsor ajang balap mobil Formula E. Arya pun menyesalkan adanya pernyataan negatif berbagai pihak atas tidak adanya kontribusi BUMN di Formula E.
Menurut dia, BUMN sebenarnya ikut serta dalam sponsor Formula E. Bahkan PT Indosat Tbk (dikenal sebagai Indosat Ooredoo Hutchison), yang sebagian sahamnya turut dimiliki BUMN, telah menjadi salah satu perusahaan yang mendukung acara tersebut.
Baca Juga: Pengamat Soroti Kehadiran Sahroni Dalam Formula E Jakarta: Backing Politik Anies
"Karena tak ada kebijakan menghambat sponsorship bagi event yang dimaksud," ujar Arya dalam keterangan kepada wartawan, Jumat (3/6/2022).
Dia menyebut Kementerian BUMN menerima informasi bahwa sebagian dari korporasi di bawah BUMN menerima proposal sponsorship dari Panitia Penyelenggara Jakarta E-Prix 2022 rata-rata sebulan sebelum event itu diselenggarakan.
Namun, jelas Arya, dalam mendukung event besar dan berskala internasional, BUMN memerlukan waktu untuk melakukan proses pengkajian sponsorhip.
"Termasuk juga melakukan pengkajian secara kelayakan bisnis dan model kerjasama agar memenuhi prinsip Good Corporate Governance (GCG)," imbuh dia.
Lebih lanjut, papar Arya, proses pengkajian ini bervariasi di antara BUMN sesuai dengan peraturan di tiap perusahaan.
Pada umumnya BUMN menerima proposal event besar berskala nasional dan internasional paling cepat tiga bulan sebelumnya atau bahkan setahun sebelumnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Kenali Sinyal Kulit dan Pemicunya, Tren Perawatan Kini Bergeser ke Skin Longevity
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up