SuaraJakarta.id - Ribuan warga Pondok Maharta, Pondok Aren Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terjebak banjir. Pasalnya, banjir akibat luapan aliran kali usai hujan deras itu mencapai satu meter lebih hingga merendam lantai satu rumah warga.
Seorang warga setempat Sugiono mengungkapkan, air banjir mulai naik sejak pukul 17.15 WIB saat hujan deras.
"Air mulai naik sejak sore dan sampai sekarang masih deras malah ketinggiannya nambah," katanya kepada SuaraJakarta.id pada Jumat (15/7/2022) malam.
Sugiono mengatakan, diperkirakan ada enam wilayah RT yang terdampak banjir dengan jumlah penghuni ribuan keluarga.
"Hitungan kita di Pondok Maharta itu ada 2.500 lebih KK tapi kira-kira yang terdampak 80 persennya," sebutnya.
Kini, bahkan listrik di wilayah yang terdampak banjir dipadamkan. Alhasil warga yang terdampak banjir harus melewati malam lebih gelap karena tak ada listrik.
"Listrik dipadamkan, sebagian mati. Dari 12 RT, ada 6 wilayah RT yang listriknya padam," ungkap Sugiono.
Sugiono yang juga relawan BPBD itu menyebut, ketinggian air bervariasi. Paling rendah setinggi lutut orang dewasa dan paling tinggi lebih dari satu meter.
"Paling rendah sedengkul, ada juga se dada orang dewasa. Di dalam rumah lantai 1 udah kerendem semua. Ketinggian bervariasi, paling parah 1,5 meter," paparnya.
Baca Juga: Stasiun Wanaraja Garut Tergenang Air, Perjalanan KA Garut Cibatuan Terganggu
Kini, Sugiono dan ribuan warga Pondok Maharta lainnya hanya bisa berpasrah sambil menunggu gengan banjir surut. Para warga terdampak, memilih bertahan di lantai dua rumahnya, sementara sebagian sudah mengungsi.
"Sebagian ada yang mengungsi ke masjid, saya dan keluarga bertahan di lantai 2 udah ga bisa keluar. Kendalanya mati lampu gelap, bahaya sekali kalau mati lampu udah ga bisa gerak," keluhnya.
Sebelumnya, Camat Pondok Aren Hendra membenarkan, jika sebagian wilayahnya terendam banjir akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut.
"Emang hujannya parah tadi, lama banget dari sore hujan baru berhenti sekira jam 20.00 malam tadi. Hampir empat jam hujan," kata Hendra saat dikonfirmasi, Jumat (15/7/2022).
Hendra mengaku, saat ini pihaknya belum mendapat laporan soal jumlah titik wilayahnya yang terendam banjir.
"Titik banjir banyak banget makannya saya standby di Maharta. Mereka tetap nelpon saya minta bantuan," ungkap Hendra.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
Terkini
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit
-
Puluhan Rumah di Lenteng Agung Dibongkar, FMN UI Sebut Warga dan Mahasiswa Terluka
-
PMB 2026 Universitas Nusa Mandiri Gelombang 4 Dibuka! Daftar Program S1 Hingga Doktoral (S3)
-
Kejati DKI Telusuri Dugaan Mark Up Rp13,5 Miliar di PLN, Desakan Transparansi Menguat
-
Mas Dhito Bakal Rehab Puskesmas Tiron Pasca Kebakaran