SuaraJakarta.id - Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu, Robin menjelaskan, ongkos warga setempat mengurus administrasi ke darat bisa mencapai Rp200 ribu kalau ditambah biaya bermalam di Jakarta Utara.
"Kalau menghitung-hitung transportasi, untuk ukuran kita, ya enggak sampailah Rp200 ribu. Jadi mungkin itu ada tambahan (plus)-nya biaya hidup, seperti biaya bermalam di sini, di Jakarta Utara," kata Robin di Gedung Mitra Praja Sunter, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (27/7/2022).
Menurut Robin, ongkos sewa kapal penyeberangan dari pulau menuju Dermaga Kaliadem di Pelabuhan Muara Angke, Penjaringan, Jakarta Utara, sekitar Rp35 ribu.
"Terus dari Kaliadem, mau ke Polres Kepulauan Seribu, mau ke Mitra Praja, itu enggak sampai Rp50 ribu naik ojek (transportasinya)," ujar Robin.
Memang, kata Robin, permasalahan warga pulau saat ini terkait urusan di darat adalah waktu yang tidak cukup jika pulang-pergi dalam satu hari satu malam.
Kecuali di Pulau Untung Jawa, di sana kapal ada yang beroperasi sampai tengah malam sehingga bisa pergi-pulang. Tapi kalau warga di pulau-pulau lain, menurut Robin, tidak akan bisa cukup waktu satu hari satu malam.
"Dari Jakarta ke pulau saja sudah berjam-jam. Artinya, kalau ongkos Rp200 ribu itu mungkin ya terbebani, karena memang di situ ada biaya hidup namanya, bukan transportasi," kata Robin.
Untuk itu ke depannya, kata dia, Dewan Kabupaten Kepulauan Seribu berharap masyarakat bisa ikut berperan menyumbang saran dan masukan terkait penyediaan sarana dan prasarana umum seperti jalan, kantor-kantor atau lainnya.
Robin mengatakan, di dalam forum tidak masalah jika ada pihak yang berbeda pandangan. Tidak masalah warga melaporkan adanya kejanggalan dalam pengurusan administrasi dan perizinan.
Dia mengimbau warga menyampaikan saja saran dan masukan itu dalam forum demi terciptanya perbaikan.
"Kalau memang masyarakat merasa bahwa ada gejolak, ada indikasi yang enggak bagus, kita kan ada laporan di CRM, JAKI atau pengaduan langsung ke kami (Dewan Kabupaten) juga bisa," katanya.
Artinya laporan itu untuk pembenahan juga dalam hal pelayanan. "Ke depan Kepulauan Seribu memang harus seperti ini, harus ada perbedaan dulu, tapi tetap ujungnya menjadi satu kesatuan," kata Robin. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Pestapora 2026 Hadirkan Ragam Keseruan, Ada Promo dan Hadiah dari BRI
-
Transaksi Rp270 Juta, BRI Tawarkan Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Kenali Sinyal Kulit dan Pemicunya, Tren Perawatan Kini Bergeser ke Skin Longevity
-
Jelajah IDW 2026 Sambil Bikin Konten, Pengunjung Berpeluang Bawa Pulang Hadiah
-
BRI Private Bawa Pengalaman Kesehatan Premium Lewat Layanan Medical Check Up