SuaraJakarta.id - Anggota Panitia Khusus (Pansus) Jakarta Pasca Perpindahan Ibu Kota Negara (IKN) DPRD DKI Jamaluddin menilai pendapatan Jakarta setelah tak lagi menjadi ibu kota akan mengalami penurunan. Lantaran, ia menilai masyarakat dengan pendapatan tinggi akan pindah ke IKN Nusantara.
Menurut Jamaluddin, perpindahan masyarakat kelas menengah atas ke IKN Nusantara bakal berdampak pada penurunan pendapatan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan hiburan malam. Padahal, dua sektor itu merupakan penyumbang anggaran terbesar bagi Jakarta selama ini.
"PAD (Pendapatan Asli Daerah) kita yang terbesar itu cuma dari PKB sama itu yang ajib-ajib dunia hiburan atau jasa lah. Nah ketika kita ini sudah tidak mempunyai ya otomatis PKB kita pasti anjlok ketika sudah tidak menjadi ibu kota karena orang-orang kaya pasti pindah," ujar Jamaluddin di gedung DPRD DKI, Senin (15/8/2022).
Selain itu, nantinya pemindahan ibu kota ini bakal berdampak pada koreksi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Ia meyakini APBD Jakarta setelah tak lagi menjadi ibu kota akan berkurang.
"Nah apa yang kita lakukan dengan APBD yang sudah terkoreksi," ucapnya.
Dalam rapat Pansus ini, Jamaluddin meminta agar pihak eksekutif mempersiapkan dampak pada perubahan di tingkat internal Pemprov ini. Ia tak ingin nantinya Pemprov kurang persiapan dan pemindahan ibu kota akan membuat banyak masalah bagi pemerintahan nanti.
"Saya minta Pemda DKI itu semuanya prepare, menyiapkan diri baik secara internal ataupun eksternal. Jadi jangan sampai kejet-kejet Pak ketika pindah ibukota APBD drop, kejet-kejet, kebingungan itu yang saya minta dipersiapkan," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Ultraverse Festival 2026 Satukan Musik Tanpa Jarak dengan Layanan XL Ultra 5G+
-
Cek Fakta: Purbaya Ungkap Hasil Korupsi Jokowi Disembunyikan di 32 Rekening Asing, Ini Faktanya
-
Waspada Tanah Longsor Januari 2026, Ini Daftar Kecamatan Rawan di DKI Jakarta
-
Cek Fakta: Benarkah Video Mobil Tersambar Petir di Jalan Tol?
-
Duel Kopi Sachet Indomaret: Good Day vs Kapal Api, Mana Paling 'Nendang'?