SuaraJakarta.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meminta kepada penerusnya untuk melanjutkan pembangunan hunian layak dan terjangkau bagi warga Ibu Kota demi memenuhi salah satu kebutuhan dasar itu.
"Ini sebuah rekor yang harus disyukuri dan saya sampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang telah bekerja keras untuk memastikan yang menjadi 'janji' bisa terlaksana," kata Anies didampingi Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Jakarta Utara, Kamis.
Permintaan itu disampaikan Anies saat meresmikan pembangunan 33 menara (tower) dan 7.421 unit hunian di 12 lokasi rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) yang tersebar di wilayah Jakarta Utara, Jakarta Timur, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat dari area Rusunawa Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara..
Masa kepimpinan Anies bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria berakhir pada Oktober 2022.
Dari periode 2018-2022, kata Anies, Pemprov DKI sudah membangun 33 menara (tower) dengan 7.421 unit hunian di 12 lokasi Rusunawa yang tersebar di empat wilayah kota Jakarta.
Ke-12 lokasi Rusunawa itu yaitu revitalisasi Rusunawa Penjaringan, revitalisasi Rusunawa Karang Anyar, revitalisasi Rusunawa Cipinang Besar Utara, pembangunan Rusunawa PIK Pulo Gadung, pembangunan Rusunawa Ujung Menteng, pembangunan Rusunawa Cakung Barat dan pembangunan Rusunawa PIK Pulo Gadung tahap II.
Selain itu, pembangunan Rusunawa Pulo Jahe, pembangunan Rusunawa Padat Karya, pembangunan Rusunawa Kelapa Gading Timur, Rusunawa Pulo Gebang Penggilingan dan Rusunawa Daan Mogot.
Anies mengatakan proses revitalisasi dan pembangunan Rusunawa di 12 lokasi merupakan salah satu bentuk tanggung jawab dari Pemprov DKI Jakarta yang dilaksanakan untuk memenuhi janji kepada masyarakat.
Anies pun berpesan kepada masyarakat yang bermukim di Rusunawa agar berjanji untuk bertanggung jawab menjaga dan merawat dengan baik gedung yang sudah dibangun dan disiapkan infrastrukturnya oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Baca Juga: Ada Kedai Kopi di Halte TransJakarta Harmoni, Wagub DKI: Akan Kami Evaluasi
Anies berharap penghuni Rusunawa dapat membangun keguyuban lingkungan agar diharapkan kedepannya tercipta babak baru kehidupan yang bisa diteruskan, diperbanyak, dan diperluas kepada generasi berikutnya, sampai semua warga Jakarta memiliki fasilitas tempat tinggal yang layak dan menumbuhkan generasi penerus dengan baik.
Hal itu karena tidak ada tetangga yang sempurna, kata Anies, namun kesempurnaan bisa hadir jika tercipta kerukunan tetangga yang saling melengkapi.
Adapun Rusunawa yang dibangun oleh Pemprov DKI memiliki fasilitas yang terintegrasi dengan fasilitas penunjang lainnya baik itu kualitas fisiknya, aksesibilitas pada transportasi umum, aksesibilitas bagi penyandang disabilitas, kegiatan usaha, olahraga, pendidikan dan perbankan.
"Jadi bukan hanya sekedar ada bangunan dan unit tapi juga ada penunjangnya sesuai konsep kota maju," kata Anies.
JAKHABITAT
Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Provinsi DKI Jakarta terus meningkatkan kuantitas dan kualitas penyediaan hunian terjangkau dan berkualitas dengan Integrasi Program dan Galeri Huni JAKHABITAT.
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Benarkah WFA Efektif Tekan Arus Balik 2026? Saat Data Kendaraan Justru Meningkat
-
Dompet Tipis Setelah Lebaran? Ini 7 Cara Cepat Memulihkan Keuangan di Akhir Bulan
-
Sentuhan Klasik di Destinasi Modern: Cerita dari Flea Market Indonesia Design District
-
'Maaf, Nggak Open House', Benarkah Gen Z Kini Pilih Privasi Saat Lebaran?
-
THR Tak Lagi Pakai Amplop, Transfer Digital Kini Geser Tradisi Lebaran?