Pada tahun 1946, lanjut Nurhasan, suasana nusantara usai merdeka masih mencekam. Pasalnya, Belanda belum sepenuhnya angkat kaki dari bumi pertiwi. Di tahun yang sama, bahkan kembali terjadi gejolak peperangan.
Perjuangan mempertahankan kemerdekaan semakin berat. Lantaran tak hanya melawan penjajah, tapi para pejuang juga harus melawan pribumi yang jadi antek-antek Belanda.
"Kita bertempur bukan (hanya) sama Belanda, tapi sama bangsa sendiri yang mengikuti Belanda," ungkapnya.
Setelah pergolakan itu memuncak, hingga menyebabkan peristiwa 10 November di Surabaya, kemudian lahirlah gencatan senjata oleh Sultan Sjahrir di Linggarjati, Jawa Barat, yang kemudian dikenal dengan peristiwa Perjanjian Linggarjati.
Beberapa tahun setelah itu, Nurhasan kemudian pensiun setelah ikut berperang melawan penjajah Belanda di bawah komando Jenderal Soedirman.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
FIFGROUP Raih Penghargaan CSR Nasional Berkat Program Berkelanjutan dan Berdampak
-
Mas Dhito Lepas 126 Siswa Boarding School Passing Grade Terbaik untuk Masuk Perguruan Tinggi
-
Spesifikasi dan Harga AirPods 4 Terbaru Evolusi TWS Open-Ear Terbaik Apple
-
Gemakan Menuju Indonesia Bangkrut, Mahasiswa Gelar Aksi di Bundaran HI
-
Pemuda Bayar Motor Rp12 Juta dengan Uang Palsu, Modusnya Terbongkar dalam Hitungan Menit