SuaraJakarta.id - Puluhan tersangka terjaring dalam kasus peredaran narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Total ada 66 tersangka yang diringkus.
Penangkapan itu dilakukan dalam operasi Kamtibmas yang digelar selama empat hari terakhir, sejak 21-25 Agustus 2022.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan mengatakan, ada 35 laporan polisi terkait 66 tersangka ini.
Adapun barang bukti yang diamankan oleh petugas yakni narkotika jenis ganja dengan berat 626,75 kilogram, narkoba jenis sabu sebanyak 131,526 kilogram, dan pil ekstasi sejumlah 108.128 butir.
Kemudian, Zulpan melanjutkan, dari 66 tersangka satu diantaranya terjerat tindak pidana pencucian uang (TPPU). Namun Zulpan tidak merinci inisial tersangka yang terjerat TTPU tersebut.
Dari tangan pelaku yang terjerat TPPU, Zulpan menyebut, pihaknya menyita uang senilai Rp 1 miliar, serta tiga unit kendaraan roda empat berbagai merk.
"Telah disita barang bukti uang sebanyak Rp 1 Miliar. Kemudian juga beberapa kendaraan, di antaranya satu unit Vellfire, kemudian satu unit kendaraan jenis Hyundai, dan Grand Livina," kata Zulpan, di Polda Metro Jaya, Jumat (26/8/2022).
Zulpan mengklaim, pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polda Metro Jaya merupakan komitmen petugas dalam memberantas peredaran narkoba.
"Ini sebagai wujud nyata komitmen dari Polda Metro Jaya khususnya dalam narkoba, kita sudah biasa mengungkap narkotika di Polda Metro Jaya, artinya tidak ada toleransi," ucap Zulpan.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Ringkus Ratusan Tersangka dari Berbagai Kasus dalam 5 Hari
Adapun, puluhan tersangka ini terjaring dari 13 Polres yang berada di wilyah hukum Polda Metro Jaya, yakni Polres Metro Jakarta Pusat, Polres Metro Jakarta Utara, Polres Metro Jakarta Barat, Polres Metro Jakarta Selatan,Polres Metro Jakarta Timur.
Kemudian Polres Metro Tangerang Kota, Polres Metro Bekasi Kota, Polres Metro Bekasi, Polres Metro Depok.
Lalu Polresta Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Polres Tangerang Selatan, Polresta Kepulauan Seribu, Polresta Pelabuhan Tanjung Priok.
Berita Terkait
-
Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Teka-teki Kematian Sutrimo, DPR Minta Polisi Tak Sisakan Spekulasi
-
Dua Kelompok Bentrok Matraman Sepakat Damai
-
Tim Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara Soal Kematian Sutrismo
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Transformasi Digital BRI Dongkrak Transaksi QRIS hingga Rp30,5 Triliun
-
Rehabilitasi Mangrove Berkelanjutan, 21.060 Bibit Ditanam di Pesisir Jakarta
-
Dari Parenting hingga Drone, Dua Kreator Ungkap Pesona Pesisir Jakarta
-
BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove untuk Pulihkan Pesisir di Jawa Barat
-
Tolak Rencana Pembatasan Kadar Nikotin dan Tar, APTI Minta Perlindungan Presiden