SuaraJakarta.id - Bagi Anda para wisatawan yang ingin keliling mengunjungi lokasi-lokasi wisata di Kota Tangerang kini tidak perlu lagi bersusah payah naik kendaraan pribadi atau harus turun naik kendaraan umum, karena saat ini ada telah disediakan Bus Jawara yaitu Bus Jalan-jalan Wisata Rakyat Tangerang yang bisa dinikmati secara gratis bagi siapapun, baik warga lokal maupun wisatawan.
Bus jalan-jalan ala Odong-odong kekinian ini difasilitasi oleh Pemerintah Kota Tangerang sebagai salah satu prasarana wisata gratis bagi masyarakat yang tentunya aman dan nyaman untuk semua. Masyarakat bisa berkeliling ke berbagai titik poin wisata di Kota Tangerang seperti,
“Biar pada bisa jalan-jalan gratis keliling kota, bisa turun juga di tempat-tempat wisata yang semuanya ga pake biaya masuk, pokonya wisata rakyat deh,” ungkap Wali Kota Tangerang H. Arief R. Wismansyah.
Masyarakat bisa menikmati jalan-jalan dengan Bus Jawara dari 4 titik start yang disediakan, yakni Taman Elektrik depan Pumpem Kota Tangerang, Taman Gajah, Taman Potret dan Jembatan Kaca Cisadane.
Seperti halnya Dewi dan rombongannya dari Tangerang Selatan yang sengaja datang ke Kota Tangerang untuk jalan-jalan sore sekaligus mencoba keliling kotra gratis dengan Bus Jawara ini.
“Sore-sore kesini (Taman Elektrik Puspem) banyak jajanan juga, sambil jajan nunggu bus jalan-jalan, katanya kan gratis jadi penasaran nyoba ternyata beneran,” ungkap Dewi.
Ada 3 unit bus dengan 3 warna berbeda yang bisa ditumpangi berkeliling Kota Tangerang dengan 2 area tempat duduk berbeda, ada area terbuka ada juga area full ac. Bus Wisata ini mudah dikenali dengan nama ‘Jawara’ terpampang di wajah depan dan badan bus.
Bus wisata yang mulai beroperasi mulai pukul 4 sore setiap harinya akan mengajak wisatawan berkeliling kota dengan rute yang cukup panjang sekitar 13,4 KM. Adapun rute perjalanan bus wisata ini dimulai dari Taman Elektrik Puspem – Jalan Veteran – Taman Burung – Kawasan Kuliner Laksa Tangerang – Taman Potret – Taman Gajah Tunggal – Kampung Bekelir – Jalan Otista – Ks Tubun – Jembatan Berendeng – Taman Pramuka dan kembali ke Taman Elektrik Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Nah, buat kamu yang ingin coba bisa datang langsung ke titik-titik lokasi pemberhentian bus wisata Jawara dan direkomendasikan datang lebih cepat supaya menghindari ramainya wisatawan apalagi saat di akhir pekan.
Baca Juga: Pemandangan Mengerikan saat Gelombang Tinggi Terjang Pangandaran, Air Laut Meluap ke Jalan Raya
Berita Terkait
-
Situasi Pandemi Membaik, Jumlah Kunjungan Wisatawan Asing ke Labuan Bajo Meningkat
-
Dulu Jadi Sorotan Dunia, Kampung Pelangi Tak Lagi Menarik Bagi Wisatawan
-
Penuhi Kebutuhan Masyarakat, Pemkot Tangerang Hadirkan Klinik Hewan DKP
-
5 Rekomendasi Wisata Menantang di Yogyakarta yang Memacu Adrenalin
-
Kunjungan Wisman Naik 6.396 Persen Dibanding Setahun Lalu, Tertinggi Sejak Pandemi COVID-19
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Bukan Lagi Hemat, Bawa Lunch Box di SCBD Kini Dianggap Lebih 'Kelas'
-
Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
-
Ingin Cantik, Malah Luka Serius, Korban Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Alami Trauma
-
Tarif Belasan Juta Bikin Percaya, Modus Dokter Gadungan Eks Finalis Puteri Indonesia Terbongkar
-
'Tak Akan Ada Kerja Layak di Bumi yang Rusak', Suara Sarekat Hijau Indonesia di May Day 2026