SuaraJakarta.id - Siapa yang gak kenal sama kuliner Laksa. Hampir di beberapa wilayah di Indonesia bahkan Negara punya menu makanan Laksa khas daerahnya masing-masing. Nah, salah satunya ada kuliner Laksa khas dari Kota Tangerang yang wajib banget kamu coba.
Olahan mie dari tepung beras dengan kuah kari yang begitu kental serta kaya dengan rasa rempah-rempahnya membuat kuliner Laksa Tangerang ini jadi makanan khas yang gak boleh terlewat ketika kamu berkunjung ke Kota Tangerang.
Laksa merupakan salah satu dari sekian banyak makanan tradisional ternama yang tercipta lewat perpaduan antara budaya Tionghoa dengan Melayu. Gak heran jika Kota Tangerang yang juga memiliki garis sejarah yang erat dengan masyarakat Tionghoa dan pribumi serta terkenal dengan wilayah pecinannya di kawasan Pasar Lama Tangerang ini juga punya kuliner Laksa yang khas.
Terbuat dari mie tepung beras putih yang sudah direbus, kemudian ditaburi potongan daun kucai, lalu diberi kuah kuning yang kental serta lauk pendamping seperti potongan ayam, telur, tahu dan tempe membuat sajian Laksa khas Tangerang ini makin nikmat disantap . Adanya parutan kelapa yang disangrai, kacang hijau dalam campuran kuahnya serta rempah yang khas menjadikan rasa manis dan gurih sebagai cita rasa yang berbeda dari Laksa Tangerang.
Bagi masyarakat dan wisatawan yang berkunjung ke Kota Tangerang dan penasaran ingin mencicipi kuliner Laksa ini juga tidak perlu repot berkeliling mencari pedagang Laksa, karena Kota Tangerang memiliki lokasi sentra penjual Laksa di Kawasan Kuliner Laksa Khas Tangerang di Jalan Mochammad Yamin, Babakan Kota Tangerang. Lokasinya yang tidak jauh dari pusat kota dan Pusat perbelanjaan Tangcity Mall membuat lokasi ini semakin mudah dikunjungi.
“Kita sediakan lapak terpusat untuk para pedagang, dan masyarakat atau wisatawan juga lebih nyaman untuk kulineran laksa,” ujar Wali Kota Tangerang, Arief R. Wismansyah.
Serupa dengan Pak Wali, Ida Ayu salah satu wisatawan asal Jakarta mengaku baru pertama kali mencicipi kuliner Laksa Tangerang bersama keluarganya di Kawasan Kuliner Laksa Khas Tangerang ini.
“Pengen coba karena direkomendasiin teman, eh ternyata beneran enak, kuahnya medok banget beda kaya laksa lainnya, gak terlalu pedas juga jadi anak-anak bisa makan,” ujar Ida.
Untuk mendapatkan satu porsi Laksa ini, tidak perlu merogoh kocek yang dalam. Kamu hanya cukup mengeluarkan kocek sebesar Rp.18.000 – Rp.25.000 Rupiah saja untuk bisa mencicipi atau membawa pulang kuliner yang satu ini. Harganya yang relatif murah membuat semua kalangan bisa mencicipinya kapan saja.
Baca Juga: 7 Makanan Khas Singapura Halal, Cocok untuk Dinikmati Wisatawan Indonesia
Berita Terkait
-
Wali Kota Tangerang Tegur Pengemborong yang Kerjakan Salah Satu Venue Porprov Banten
-
Penuhi Kebutuhan Pokok, Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan untuk Masyarakat
-
Pemkot Tangerang Bersiap Distribusikan Bansos
-
KWT Gemas Implan Raup Cuan dengan Urban Farming
-
Pemkot Tangerang Hadirkan Bus Wisata Jawara, Siap Ajak Masyarakat Keliling Kota Gratis
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Grace Natalie Soroti Perdebatan Kunjungan Jokowi ke Palue: Fokus pada Pemulihan Warga
-
RUU Profesi Kurator Resmi Masuk Pembahasan, DPR Ajak PERKAPI Rombak Aturan Kepailitan
-
2 Susu Kambing Etawa Populer, Mana yang Lebih Cocok untukmu?
-
BRI Perkuat Sinergi Pemerintah untuk Perluas Pembiayaan Perumahan Rakyat
-
Menteri Pertahanan Tinjau Isi Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi, Wartawan Dilarang Masuk