SuaraJakarta.id - Warga Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menemukan mayat mengambang di sebuah kali, Senin (19/9/2022). Hal itu sontak membuat geger warga.
Kapolsek Ciputat Timur Kompol Yulianto membenarkan soal penemuan mayat itu. Polisi telah mengevakuasi mayat yang teronggok tersangkut kayu di kali itu.
Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), terkuak bahwa mayat tersebut tercebur ke kali usai alami kecelakaan tunggal dan ditemukan warga di jembatan Kali Sasak Mentring.
"Namanya Muji, diduga meninggal hanyut setelah tercebur ke kali usai alami kecelakaan tunggal," katanya saat dikonfirmasi, Senin (19/9/2022).
Yulianto menerangkan, kecelakaan tunggal itu dialami Muji dan rekannya Miftahul Asror pada Senin dini hari pukul 01.20 WIB.
Saat itu, korban dibonceng oleh Asror saat hendak pulang ke rumahnya di Mampang, Pancoran Mas, Depok.
Sesampainya di Jalan Ki Hajar Dewantara, Asror yang mengendarai motor, oleng lantaran dalam pengaruh alkohol alias mabuk sehingga menabrak jembatan.
"Keduanya masuk ke kali. Pengendara Asror berhasil diselamatkan warga sedangkan Muji hanyut," tutur Yuli.
"Saat mengendarai motor Asror dalam pengaruh minuman keras alkohol dan alami luka di kaki kanan robek dan masih di rawat d RS UIN Ciputat," sambung Yuli.
Baca Juga: 3 Orang Tewas Kecelakaan Maut di Tol Cipali KM 136, Polisi Duga Kecepatan Minibus 90 Km/Jam
Sementara jasad Muji baru ditemukan mengambang oleh warga pada pukul 11.30 WIB dan kini sudah dievakuasi ke RS Fatmawati Jakarta untuk dilakukan visum.
"Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban ditemukan warga tersangkut di pohon dan diduga korban meninggal akibat kecelakaan tungal karena pengaruh minuman keras," pungkasnya.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Berita Terkait
-
Jeep Mercedes-Benz Terbakar di Tol Jagorawi, 2 Orang Tewas Terpanggang Tak Bisa Keluar
-
Keluarga Ungkap Fakta di Balik Tewasnya Kakek 80 Tahun Terserempet KRL di Cawang-Tebet
-
Pasar Tumpah Diduga Jadi Biang Kecelakaan Maut Pelajar Kramat Jati, Pramono Perintahkan Penertiban
-
601 Kecelakaan Kapal Terjadi dalam 8 Bulan, DPR Sebut Indonesia Darurat Angkutan Laut
-
Marak Kecelakaan Laut, DPR Minta Menhub Tindak Operator 'Nakal', Singgung 'Bajak Laut'
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
PT Bukit Muria Jaya Dukung Keberlanjutan Lingkungan Melalui Pembangunan PLTS
-
BRI Group Perkuat Daya Saing Global dengan Enam Penghargaan di 2026
-
BUMD DKI Jakarta Salurkan Bantuan Rp5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
-
Bishop Joshua Tewuh Pimpin PEMKRIS, Perkuat Persatuan Tokoh Kristen
-
BRI Bersama Pegadaian Bangun Ekosistem Emas dari Hulu Hingga Hilir